Ribuan DPS di Sleman Bermasalah

SLEMAN (MERAPI) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sleman menerima ribuan Daftar Pemilih Sementara (DPS) bermasalah. Setidaknya ada 9.311 nama yang dinyatakan bermasalah.

Data bermasalah paling banyak karena ganda mencapai 5.733 nama disusul identitas tidak lengkap 2.748 nama. Selain itu ada 473 nama yang sudah meninggal dunia masih tetap dimasukkan dalam DPS dsn 276 nama tanpa NIK.

Ada 55 nama yang sudah memenuhi syarat namun justru belum terdaftar dalam DPS. Disisi lain 17 nama belum berusia 17 dan belum namun sudah masuk dalam DPS. Warga aktif TNI/Polri sebanyak 15 juga terdapat DPS serta dua nama memiliki NIK ganda.

Ketua Panwaslu Sleman Ibnu Darpito mengatakan, timnya melakukan identifikasi terhadap nama-nama DPS yang sudah ditetapkan KPU Sleman. Selain ada nama yang bermasalah, ternyata ada DPS yang belum ditempelkan dan diumumkan kepada masyarakat.

“Kegandaan ada juga yang berasal dari kecamatan. Bahkan ada data ganda dan satu tempat pemungutan suara,” ungkapnya, Senin (9/7).

Menanggapi temuan tersebut, Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi mengapresiasi temuan dari Panwaslu tersebut. Pasalnya saat DPS ditetapkan, KPU memang mengirim surat ke Panwaslu untuk bisa memberikan masukan.

“Temuan-temuan tersebut akan kita lakukan klarifikasi. Untuk dilihat apakah betul atau tidak dan akan langsung kita tindaklanjuti,” katanya.

Terhitung tanggal 9-22 Juli ada masa perbaikan dari desa hingga kabupaten. Nantinya akan ditetapkan dalam DPS Hasil Perbaikan (DPSHp). Selanjutnya juga akan diumumkan kepada masyarakat untuk mendapat masukan masyarakat.

“Selanjutnya akan menjadi DPS Hp tahan akhir. Dan itu menjadi bahan untuk DPT yang akan ditetapkan tanggal 15 Agustus nanti,” jelasnya. (Awh)

Read previous post:
TERDAMPAK MUSIM DAN CUACA – Produksi Ketela Diprediksi Turun

WONOSARI (MERAPI) - Panen ketela pohon di sejumlah kecamatan di Kabupaten Gunungkidul diprediksi turun drastis dibanding hasil musim psnen tahun

Close