DIJAMU KALTENG PUTRA – PSS Waspada Penuh

 

PALANGKARAYA (MERAPI) – PSS Sleman bertekad menjaga rekor kemenangan melawan Kalteng Putra saat bertemu di pekan ke-7 Grup Timur Liga 2 di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Selasa (10/7) sore nanti. Di ISC B 2016, skuad besutan Seto Nurdiyantoro ini meraih dua kemenangan 3-1 di Tuah Pahoe dan 5-1 di Stadion Maguwoharjo. Namun musim ini Kalteng Putra bukan lawan yang mudah ditaklukkan di kandang.

 

Pasukan yang dibesut Kas Hartadi ini belum pernah menelan kekalahan ketika bertanding di kandang sendiri. “Mereka bukan tim yang sama seperti dulu. Mereka kuat di segala lini sekarang, tim harus waspada penuh. Pemain senior mereka berbahaya jadi tidak boleh kehilangan fokus selama 90 menit kalau mau curi poin, apalagi rekor mereka bagus di kandang,” kata Seto kemarin.

 

Laskar Sembada wajib ditakuti tuan rumah yang punya rekor bagus di kandang. Hisyam Tolle dkk sendiri juga punya rekor tak pernah terkalahkan saat berstatus sebagai tim tamu. Dari tiga laga tandang, PSS mengoleksi tujuh poin, seri melawan Persegres lalu menang dua kali melawan PSBS Biak dan Persiba Balikpapan.

 

“Pertandingan pasti menarik, bisa saja pecah rekor kami atau mereka. Tapi saya tekankan ke anak-anak, jangan melihat catatan statistik. Bermain tenang dalam bangun serangan dan lebih rapi lagi ketika bertahan. Untuk strategi sudah kami bangun, tinggal bagaimana besok di lapangan,” sambung Seto.

 

Soal komposisi pemain tampaknya Seto tidak banyak melakukan perubahan. Namun ia mengisyaratkan adanya perubahan formasi dari 4-3-3 ke 4-4-2 flat. Menurut Seto perubahan skema disesuaikan dengan karakter lawan yang dihadapi. “Pasti beda. Melawan Kalteng Putra, jelas perbedaan dengan saat melawan Persiba Balikpapan agar mainnya lebih efektif,” jelas Seto.

 

Para pemain siap melakoni laga sesuai instruksi Seto. Samsul Chaeruddin juga siap diturunkan sejak menit awal setelah kondisinya membaik. Turunnya Samsul bakal membuat pertandingan kian menarik karena ia akan bertarung dengan Firman Utina di lini tengah. Keduanya selalu menjadi duet lini tengah Timnas beberapa tahun lalu dan sudah saling mengetahui kekuatan masing-masing. Samsul bakal ditemani Irkham Milla dan Arie Sandy di lini tengah sementara Slamet Budiono beroperasi dari sayap. Seto juga menyiapkan Rangga Muslim untuk memberi kejutan dari lini sayap andai berganti skema menjadi 4-3-3.

 

Di lini depan, Tambun Naibaho dan Rifai Lastori tampaknya jadi pilihan terbaik dalam formasi pendamping yang disiapkan. Kecepatan keduanya akan dimanfaatka untuk mendobrak pertahanan Kalteng Putra yang digalang Muhammad Riza, Yansen Orah, dan pemain gaek Taufik Kasrun.

 

“Perubahan tidak banyak, mungkin hanya dua sampai tiga pemain saja. Pemain yang diturunkan sesuai kebutuhan kok,” tegas eks penyerang Timnas itu.

 

Kubu tuan rumah sendiri tengah pincang. Mereka tidak akan diperkuat gelandang Dadang Apriandito yang cedera lutut saat menjamu Persegres. Namun Kas Hartadi sudah menyiapkan sejumlah nama pengganti seperti Aditya Panji, Rio Pranata, dan Yunus Yaser.

 

“Pelatih masih berharap dia (Dadang) bisa main lawan PSS. Tapi sekarang masih 70 persen penyembuhannya. Biar bisa jaga rekor kandang kita, lawan PSS itu tidak boleh ikut dalam permainan cepat mereka,” beber Asisten Pelatih Babang Sumantri ketika dihubungi. (Des)

Read previous post:
Wilayah Kekurangan Air Bersih di Kulonprogo Berkurang

WATES (MERAPI) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulonprogo memprediksi jumlah wilayah terdampak kekurangan air bersih berkurang seiring masuknya jaringan

Close