PELAKU GELAPKAN MOBIL RENTAL-Terhimpit Biaya Hidup, Ibu Tumah Tangga Nipu

MERAPI-SUKRO RIYADI Tersangka keluar dari mobil Resmob Polsek Banguntapan Bantul.
MERAPI-SUKRO RIYADI
Tersangka keluar dari mobil Resmob Polsek Banguntapan Bantul.

BANTUL (MERAPI)-  Petugas Resmob Polsek Banguntapan, Bantul membongkar kasus pengggelapan mobil rental yang dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial St (40) warga Berbah, Sleman, Senin (9/7). Pelaku nekat menggadaikan mobil yang dia sewa karena terhimpit kebutuhan hidup.
Hingga kemarin, perempuan berputra dua itu masih mendekam di sel tahanan Polsek Banguntapan, Bantul. Dalam kasus itu polisi menyita barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza milik korban Edy Kuswantoro (50) warga Mantub, Baturetno, Banguntapan, Bantul. Kuat dugaan, tersangka juga melakukan tindak kejahatan serupa di tempat lain.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Kanit Reskrim Polsek Banguntapan, Iptu Ryan Permana SH MH kepada wartawan, Senin (9/7) mengatakan, kasus tersebut bermula ketika pada Bulan April, tersangka merental mobil milik korban di Mantub Banguntapan Bantul. Dalam kesepakatan awal, setiap per 10 hari pelaku wajib membayar Rp 3,5 juta. Pada awalnya kerjasama berjalan lancar, di mana pembayaran sesuai kesepakatan. Tetapi setelah itu, Ny St mulai seret melakukan pembayaran, sehingga pemilik mobil harus menagih kepada tersangka. Namun perempuan itu meyakinkan kepada pemilik mobil akan segera dibayar.

Karena selalu mengelak, tunggakan yang harus ditanggung pelaku semakin banyak. Dalam kondisi terjepit, akhirnya mobil tersebut digadaikan kepada seseorang di Sleman senilai RP 20 juta. Karena pelaku semakin sulit ditemui, akhirnya awal Mei lalu kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Banguntapan Bantul.
Mendapat laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan pemilik rental. Akhirnya pada Minggu (8/7) malam, polisi berhasil membekuk pelaku di rumahnya. Suhadi mengatakan, ada kemungkinan tersangka juga melakukan kejahatan serupa di tempat lain. “Kami akan kembangkan kasus ini, bagi masyarakat yang merasa dirugikan bisa melapor,” ujarnya. Kepada polisi, tersangka melakukan penggelapan lantaran terbentur kebutuhan sehari-hari. (Roy)

 

Read previous post:
PUNGUTAN SISWA BARU SIFATNYA SUKARELA – Kepala Sekolah Bantah Lakukan Pungli

SLEMAN (MERAPI) - Sebuah sekolah tingkat SMP di Kabupaten Sleman, diduga meminta sejumlah siswa yang dinyatakan diterima dalam proses seleksi

Close