Diberikan Gratis, Pemkab Sukoharjo Bantu Kebutuhan Alat Bagi Difabel

Plt Kepala Dinsos Sukoharjo Sarmadi saat memberikan bantuan alat kursi roda pada keluarga difabel yang membutuhkan.(MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)
Plt Kepala Dinsos Sukoharjo Sarmadi saat memberikan bantuan alat kursi roda pada keluarga difabel yang membutuhkan.(MERAPI-Wahyu Imam Ibadi)
SUKOHARJO (MERAPI) – Pemkab Sukoharjo berikan bantuan kebutuhan alat untuk difabel secara gratis. Pengajuan bisa dilakukan dengan mengajukan surat permohonan dilengkapi surat keterangan dari desa atau kelurahan dan kecamatan. Salah satu bantuan yang diberikan yakni kursi roda dan diperkirakan sudah ada ribuan unit disalurkan pada difabel.
Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo Sarmadi, Minggu (8/7) mengatakan, program bantuan sudah dijalankan Pemkab Sukoharjo sejak lama sekitar tahun 2010 lalu mulai era pemerintahan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya pada periode pertama. Sejak diluncurkan sampai sekarang sudah ada puluhan bantuan alat untuk difabel disalurkan pada para penerima. Paling banyak permohonan bantuan berupa kursi roda.
Pemkab Sukoharjo dijelaskan Sarmadi sengaja memberikan bantuan sebagai bentuk perhatian pada difabel. Selain itu juga memfasilitasi kebutuhan difabel yang sebelumnya kurang tersentuh pemerintah.
“Masyarakat yang membutuhkan bantuan alat untuk difabel dipersilahkan mengajukan bantuan ke Dinsos Sukoharjo. Syaratnya mudah dan nanti diberikan gratis,” ujar Sarmadi.
Pengajuan bisa dilakukan masyarakat dengan membuat surat permohonan tertulis dilengkapi foto kondisi difabel yang membutuhkan. Selain itu juga dilengkapi dengan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Kelengkapan lainnya yakni surat keterangan dari pihak desa atau kelurahan dan kecamatan.
Setelah surat pengajuan permohonan ada maka Dinsos Sukoharjo akan melakukan proses lanjutan. Salah satunya yakni verifikasi dan validasi kepada pemohon dengan pengecekan langsung ke rumah dan dilihat kondisinya. Hal itu dilakukan untuk melihat kebenaran serta penyesuaian kebutuhan alat yang dibutuhkan. Sebab masing masing difabel memiliki kebutuhan alat sendiri sesuai dengan kebutuhannya.
“Pengajuan permohonan berupa kursi roda. Mungkin sudah ada ribuan kursi roda sudah dibagikan pada masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.
Selain kursi roda bantuan yang diberikan yakni alat bantu dengar, kruk, tongkat untuk tuna netra dan lainnya. Dinsos Sukoharjo juga menerjunkan petugas sampai ke desa dan kelurahan untuk memantau apabila ada masyarakat yang membutuhkam maka bisa segera dilaporkan. Petugas juga berfungsi memantau penggunaan alat setelah bantuan diberikan Pemkab Sukoharjo.
“Paling penting bantuan jangan disalahgunakan. Seperti mengajukan bantuan dengan pemohon fiktif. Artinya tidak ada difabel yang membutuhkan namun mengaku tetap mengajukan. Atau bantuan sudah diberikan tapi justru dibiarkan mangkrak atau dijual,” lanjutnya.
Sejak awal sampai sekarang bantuan yang diberikan belum ada temuan pelanggaran atau kecurangan. Bantuan sudah dipergunakan oleh pemohon sebagaimana mestinya sesuai aturan. Setelah mendapat bantuan para difabel tetap mendapatkan pendampingan dari Dinsos Sukoharjo.
“Bantuan dari Pemkab Sukoharjo pada difabel tidak sebatas alat tapi juga lainnya seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis, kartu difabel dan lainnya,” lanjutnya. (Mam)

Read previous post:
Jelang Idul Adha, Tim Pemantau Disiapkan Pantau Hewan Kurban

SUKOHARJO (MERAPI) - Tim pemantau hewan kurban disiapkan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo untuk memantau kesiapan Idul Adha Agustus mendatang.

Close