Dikejar Warga, Penjambret Acungkan Pistol

MERAPI-ISTIMEWA Korban penjambretan di Bantul mendapat perawatan setelah jatuh dari motor.
MERAPI-ISTIMEWA
Korban penjambretan di Bantul mendapat perawatan setelah jatuh dari motor.

BANTUL (MERAPI)-  Kawanan penjambret bersenjata pistol beraksi di Jalan Kolonel Sugiono, Jetak, Ringinharjo, Bantul, Jumat (6/7). Dalam aksinya itu, pelaku menggasak dompet berisi surat milik My Damiasih (49) warga Jetak RT 01, Desa Ringinharja Bantul. Pelaku nyaris dibekuk warga. Namun warga ketakutan setelah pelaku mengacungkan pistol.
Akibat aksi penjambretan itu, korban kehilangan tas dan menderita luka setelah jatuh dari motor saat terlibat tarik-menarik dengan pelaku.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, kasus penjambretan itu bermula ketika korban dalam perjalanan pulang kerja. Dengan mengendarai motor Honda Vario, korban memacu motornya dengan kecepatan sedang.

Selama dalam perjalanan, sama sekali korban tidak menaruh curiga karena kondisi jalan juga cukup ramai. Namun setalah melintasi Dusun Jetak, tiba-tiba dia dipepet dari sisi kiri oleh dua orang berboncengan sepedamotor. Komplotan penjambret itu kemudian memepet korban. Tiba-tiba, mereka langsung menarik tas milik korban. Mendapat serangan mendadak, korban tak sempat menghindar. Dia hanya berusaha mempertahankan tas miliknya hingga terlibat tarik-menarik.
Karena kalah kuat, korban kehilangan keseimbangan. Akibatnya motor korban menabrak orang yang sedang duduk di depan Kinik Asyifa hingga dia jatuh tersungkur. Melihat korban terjatuh, kedua pelaku kabur.

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu spontan melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran ini sampai di Jembatan Sindon, Bantul. Saat warga nyaris menangkap kedua pelaku, duo penjambret itu berhenti di tengah jembatan sambil mengacungkan senjata mirip pistol. Karena takut, warga yang mengejar berhenti, sedang pelaku kabur ke arah Pajangan.
Kapolsek Bantul Kompol Paimun SH mengatakan, kasus penjambretan tersebut masih dalam penyelidikan petugas. Sejauh ini belum ada titik terang siapa pelakunya, apakah ada kaitanya dengan kejadian penjambretan lainnya di Bantul atau tidak.
Pihaknya juga belum memastikan apakah pelaku membawa pistol atau senjata lain. “Masi diselidiki,” tandasnya. (Roy)

 

Read previous post:
PPDB SMP 2018/2019 – Hari Terakhir, Sekolah Favorit Sepi Pendaftar

PAKEM (MERAPI) - Meskipun waktu pendaftaran peserta didik baru diberi kesempatan hingga 6 Juli 2018, namun pada hari pertama siswa

Close