WANITA MUDA DISERGAP POLISI-Wajah Cantik untuk Senjata Menipu

DEPOK (MERAPI)- Seorang perempuan cantik, AS (24) warga Pandak, Bantul dibekuk aparat Polsek Depok Barat setelah membawa kabur handphone milik kenalan barunya, Arsetyo (30) warga Klitren, Gondokusuman, Yogya, Kamis (5/7). Korban dan pelaku awalnya berkenalan lewat media sosial facebook. Kuat dugaan, pelaku sudah berulangkali melakukan aksi penipuan dengan mengandalkan kecantikan wajahnya.
Tak hanya handphonenya yang raib, korban juga terpaksa membayar tagihan warnet yang dipakai tersangka selama tiga hari hingga ratusan ribu rupiah. Kini tersangka harus mendekam di sel tahanan Polsek Depok Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto kepada wartawan kemarin menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban dan tersangka berkenalan lewat facebook dua bulan lalu. Keduanya pun kemudian berkomunikasi secara intens, bahkan saling bertukar nomor handpone.
Seiring berjalannya waktu, keduanya juga sering melakukan pertemuan di sebuah warnet daerah Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman. Pada pertemuan terakhir Kamis (21/6) lalu, tersangka AS meminjam handphone merk Oppo milik korban.
“Saat pertemuan itu pelaku berdalih pinjam handpone karena akan menemui temannya. Tanpa menaruh curiga, korban menuruti permintaan pelaku,” beber Sukirin.

Namun setelah beberapa waktu ditunggu, pelaku tak kunjung kembali ke bilik warnet. Korban pun mulai curiga. Korban berusahan mencari di luar warnet namun sudah tidak ada. Selang beberapa hari, korban mengetahui pelaku berada di Jalan Tamansiswa Yogya.
Namun saat korban akan meminta handpone, pelaku justru berdalih kalau sudah menjual handpone tersebut. Merasa menjadi korban penipuan, korban lantas melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Depok Barat guna pengusutan lebih lanjut. Polisi yang menerima laporan ini segera melakukan penyelidikan. Beberapa hari berselang, pelaku berhasil dibekuk polisi.

“Selain kehilangan handphone, korban juga harus membayar biaya warnet yang sudah dipakai pelaku selama tiga hari sebesar Rp 385 ribu. Sehingga total kerugian yang ditanggung korban sebesar Rp 2,6 juta,” katanya.
Panit reskrim Polsek Depok Barat Aiptu Fernando DJ menambahkan, kuat dugaan pelaku tak hanya beraksi sekali. Buktinya, meski di kartu identitas tertera tersangka seorang mahasiswa, tapi pelaku sebenarnya tidak mengenyam bangku perkuliahan. Dengan senjata wajah cantinya, diduga dia mencari mangsa di media sosial.
“Kita masih mendalami apakah ada orang lain yang menjadi korban dengan modus yang sama,” jelasnya. Akibat perbuatannya pelaku harus mendekam di sel tahanan khusus perempuan di Polres Sleman. Pelaku dijerat dengan pasal 378. KUHP dan atau 372 KUHP.  (Shn)

Read previous post:
UMKM Jangan Takut Urus Izin Usaha

WONOSARI (MERAPI) - Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Gunungkidul terus meningkat tetapi belum sepenuhnya diikuti dengan pengajuan

Close