Permainan PSIM Belum Sesuai Harapan

 

YOGYA (MERAPI) – Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Martapura FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (3/7) sore, mengantarkan PSIM Yogya kini mengemas surplus 2 poin. Meski mampu meraih kemenangan, ternyata penampilan Hendika Arga Permana dan kawan-kawan masih belum sesuai harapan sang manajer.

 

Menurut Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto, permainan yang diperagakan skuad Laskar Mataram masih belum mencerminkan karakter yang diharapkan. “Kalau melihat hasil akhir kami sangat puas dengan kemenangan ini. Namun kalau mau mencermati permainan anak-anak, masih banyak yang perlu diperbaiki. Mereka masih belum bermain sesuai dengan karakter yang ada selama ini,” terangnya kepada Merapi di Yogya, kemarin.

 

Disebutkan Erwan, koordinasi dan komunikasi yang dibangun lini pertahanan masih lemah sehingga bisa ditembus lawan. “Transisi ketika menyerang kemudian bertahan masih lamban. Jarak antarpemain ketika bertahan juga terlalu jauh. Ini menjadi evaluasi bagi kami agar di laga selanjutnya jangan sampai terulang,” tuturnya.

 

Meski demikian, Erwan memaklumi penampilan yang belum sesuai harapan dari para pemainnya tersebut. “Setelah libur lebaran yang cukup panjang, memang tidak bisa langsung bermain sempurna. Ini butuh proses. <I>Chemistry<P> antarpemain mungkin belum terbangun lagi setelah libur lama. Selain itu, kondisi fisik juga berpengaruh pada pertandingan kemarin,” ujarnya.

 

Perbaikan kondisi fisik memang perlu dilakukan karena perjalanan masih panjang guna bersaing di Liga 2. “Saat 10 menit terakhir sangat terlihat fisik pemain menurun drastis. Kami banyak tertekan dan sulit keluar. Ini perlu diperbaiki karena masih banyak laga-laga berat menanti di depan,” imbuh pria yang musim lalu didapuk menjadi pelatih itu.

 

Akan tetapi, apa yang telah diperjuangkan para pemain pada laga melawan Martapura FC perlu mendapat apresiasi. “Anak-anak sudah berjuang maksimal dan mampu memenuhi target kemenangan. Ini juga menjadi motivasi untuk pertandingan selanjutnya. Namun, pemain tak boleh cepat berpuas diri karena laga selanjutnya pasti tidak akan mudah,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak mengaku bahwa tambahan tiga poin yang telah diraih timnya sedikit mengurangi beban setelah dari lima laga yang dijalani masih terjerat poin minus. “Kami bersyukur akhirnya bisa surplus poin. Ini sedikit mengurangi beban kami setelah mendapat sanksi minus 9 poin di awal kompetisi,” akunya.

 

Masih berada dalam ancaman degradasi, Bona sadar betul bahwa tidak ada waktu untuk bersantai menikmati kemenangan ketiga yang didapat PSIM itu. “Setelah ini kami harus bersiap untuk laga melawan Semeru FC Lumajang pada Senin (9/7) mendatang. Beberapa kekurangan akan kami perbaiki secepatnya di waktu rehat ini,” lanjutnya. (Oro)

Read previous post:
DIY Tuan Rumah Kejurnas ISSI

  SLEMAN (MERAPI) - Nama DIY masih cukup seksi menjadi tempat digelarnya Kejuaran Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2018 Ikatan Sepeda

Close