DIJAMU PERSIBA BALIKPAPAN – PSS Tak Mau Jemawa

 

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman bakal menghadapi Persiba Balikpapan dalam lanjutan Grup Timur Liga 2 di Stadion Batakan Kamis (5/7) sore ini. PSS yang kini duduk di peringkat dua klasemen sementara di atas kertas unggul segalanya atas tuan rumah yang masih terseok di peringkat sembilan ini. Terlebih lagi dengan absennya tiga palang pintu utama Persiba Balikpapan sore nanti.

 

Namun Seto Nurdiyantoro tak mau jemawa. Meski mengantungi kekuatan dan kelemahan lawan, ia masih waspada penuh terhadap permainan skuad yang dibesut Wenderley Junior ini.

 

“Kekuatan mereka sudah kami kantungi. Mereka tim yang membangun serangan lewat sayap dengan cepat dan punya koordinasi bagus di belakang. Kabarnya memang ada yang absen, tapi tidak bisa juga dianggap kekuatannya berkurang banyak. Pasti mereka sudah punya rencana cadangan. Instruksi ke pemain sudah jelas, bermain kolektif dan tidak boleh membuang peluang sekecil apapun,” tegas Seto pagi kemarin.

 

Formasi 4-3-3 sejauh ini masih jadi pilihan utama. Rifai Lastori, Tambun Naibaho, dan Slamet Budiono yang bakal mengisi barisan striker harus mampu memanfaatkan kerapuhan lini belakang Persiba Balikpapan yang ditinggal tiga penggawa utamanya. Sunni Hizbullah absen karena patah tangan saat uji coba dengan PS Angkatan Darat, Kadek Raditya masih membela Timnas U-19 di Piala AFF U-19, dan Kasim Slamat masih bertugas di TNI. Namun ketiganya bisa saja majal andai tiga gelandang yang disiapkan tak kreatif membuka ruang pertahanan lawan.

 

Ada nama Syamsul Chaeruddin dalam skuad yang dibawa ke Balikpapan. Mengingat kondisinya yang belum pulih 100 persen dan fisiknya yang masih belum seperti semula, gelandang pekerja keras ini tampaknya akan duduk di bangku cadangan terlebih dulu. Sementara Dave Mustaine yang menunjukkan grafik meningkat selama latihan diplot jadi kreator serangan bersama Ichsan Pratama dengan Arie Sandy yang akan menjaga kedalaman lini tengah.

 

“Gelandang saya instruksikan kreatif dan agresif ketika menyerang agar bisa menciptakan banyak peluang bagi para pemain depan. Tapi kami waspada juga dengan gerakkan cepat mereka dari sayap. Antisipasi sudah kami siapkan juga untuk meredam serangan mereka. Samsul kami bawa karena dia sosok penting, besok lihat kondisinya apakah bisa dimainkan atau tidak di sana,” sambung Seto.

 

Andai majal, Seto sudah menyiapkan Adi Nugroho, Rangga Muslim, dan Irkham Mila menambah daya gedor. Wahyu Sukarta yang di detik terakhir keberangkatan dibawa ke Balikpapan juga disiapkan andai lini tengah butuh penyuplai bola lambung andal ke kotak penalti lawan. “Kami bawa pemain tambahan di detik terakhir karena pilihannya jadi sangat terbatas setelah tiga pemain absen. Kami juga siapkan formasi pendamping kalau strategi yang disiapkan macet karena besok targetnya minimal bisa mencuri poin,” tandas pelatih asal Kalasan itu.

 

Sementara itu tim tuan rumah juga berbenah. Wenderley Junior sudah menyiapkan alternatif menggantikan tiga palang pintu mereka yang absen. Ia mempercayakan lini pertahanan pada para pemain muda seperti Muhammad Rokani dan Ikhfanul Alam. Pelatih asal Brasil itu memilih merendah ketika ditanya soal strategi khusus yang tengah ia siapkan untuk menahan gempuran PSS.

 

“Mereka tim yang sangat tangguh dan punya pemain cepat. Banyak pemain berpengalaman juga. Kami hanya menyiapkan banyak pemain muda sebagai alternatif lawan PSS,” kata Wenderley. (Des)

Read previous post:
Permainan PSIM Belum Sesuai Harapan

  YOGYA (MERAPI) - Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Martapura FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (3/7) sore, mengantarkan PSIM

Close