Pemasok Gergaji Tahanan Kabur Ditangkap

SLEMAN (MERAPI)-  Seorang laki-laki ditangkap setelah diduga membantu upaya pelarian 2 tahanan Polsek Ngaglik yang kabur beberapa waktu lalu. Pria tersebut membantu menyiapkan dan menyelundupkan gergaji untuk memotong teralis di ventilasi kamar mandi ruang tahanan. Meksi demikian hingga Selasa (3/7), dua tahann yang kabur itu, yakni residivis NB (24) dan EP (27) masih diburu polisi.
Kapolres Sleman AKBP M Firman Lukmanul Hakim saat dikonfirmasi wartawan kemarin membenarkan adanya penangkapan seseorang yang diduga membantu pelarian dua tahanan tersebut. Menurutnya, saat ini yang bersangkutan sudah ditahan di Mapolsek Ngaglik.
“Ya sekarang sudah diamankan, saat ini masih diperiksa,” beber Firman kepada wartawan.
Kendati demikian, Firman enggan berkomentar banyak terkait permasalahan itu. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke Polsek Ngaglik. “Yang bersangkutan merupakan teman tahanan yang kabur. Dia (pelaku) diduga membantu pelarian dua tahanan dari sel,” katanya.

Firman menambahkan, saat ini jajaran Polsek Ngaglik masih melakukan pengejaran terhadap dua tahanan yang berhasil melarikan diri. “Tahanan yang kabur masih dalam pengejaran, semoga dalam waktu dekat bisa segera tertangkap,” kata Firman.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang Kuntadi menambahkan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap kedua tahanan tersebut. Ia telah mengerahkan anggotanya untuk melakukan pengejaran terhadap dua residivis kasus pencurian ini.
“Sekarang masih dalam upaya pengejaran,” ujar Danang.

Seperti diberitakan sebelumnya dua tahanan Polsek Ngaglik yakni NB (24), dan EP(27) warga Kricak, Tegalrejo, Yogya kabur pada Jumat (22/6) lalu. Mereka merupakan tahanan kasus pencurian di mess PSS Sleman awal Mei lalu.
Keduanya kabur dengan cara memotong teralis di ventilasi kamar mandi ruang tahanan dengan gergaji besi. Usai kejadian itu, Propam Polres Sleman sudah memeriksa anggota yang berjaga. Polda DIY juga mengakui anggotanya lalai saat kejadian itu.  (Shn)

Read previous post:
Sultan Minta Warga Penolak Bandara Mau Berkompromi

WATES (MERAPI) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta warga penolak Bandara New Yogyakarta International Airport

Close