KASUS PAKSAAN MESUM DI GOA CEMARA-Polisi Tunggu Korban Melapor

BANTUL (MERAPI)-  Kasus 4 berandalan yang memaksa pasangan ABG berbuat mesum dan dipertontonkan di Pantai Goa Cemara Sanden Bantul memasuki babak baru. Pengelola pantai yang sebelumnya mengadu ke polisi akhirnya berdamai dengan empat orang pelaku. Sementara terkait proses hukum terhadap empat pelaku, hingga kini terus dikembangkan dan polisi masih menunggu korban melapor.

Kapolsek Sanden AKP Riwanto kepada wartawan Rabu (27/6) mengatakan, kasus itu terjadi setelah dua pasangan muda–mudi kepergok berbuat mesum di Pantai Goa Cemara, Bantul. Sebelum dipergoki, perbuatan tidak senonoh di tempat terbuka itu sudah diintip oleh empat lelaki, tiga di antaranya warga Sanden dan satu Sradakan.

Setelah itu mereka berempat langsung mendatangi korban dan ditanya apa yang baru saja diperbuat. Setelah itu, dua sejoli itu diminta untuk mengulangi berbuat mesum dan disaksikan bersama oleh pelaku. “Intinya begini, setelah dua remaja itu berbuat, kemudian didatangi oleh empat lelaki dan diminta mengulangi dan disaksikan bersama,” ujarnya.
Riwanto mengatakan, dalam peristiwa itu, dua korban diminta mengulangi perbuatannya dan disaksikan pelaku, tetapi tidak sampai direkam. Riwanto menjelaskan, pengelola pantai yang geram dengan perbuatan empat lelaki itu lantaran dinilai sudah merusak citra Pantai Goa Cemara kemudian mengadu ke polisi hingga terjadi kesepakatan damai tersebut.

Menurut Riwanto, terkait dengan proses hukum bagi empat pelaku, hingga kini terus dikembangkan. Karena dari pihak korban sampai sekarang juga belum membuat laporan ke Polsek Sanden. “Kami belum memeriksa empat orang itu, sambil menunggu dua remaja laporan di Polsek Sanden, karena itu kami jadikan dasar,” ujarnya. (Roy)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Aleksa Hadir di Perpusda Yogyakarta

  YOGYA (MERAPI) - Perpustakaan Kota Yogyakarta segera meluncurkan Aleksa yaitu inovasi baru untuk memudahkan pengunjung perpustakaan atau pemustaka mencari

Close