Jualan Tembakau Gorila, Mahasiswa Ditangkap

 

Terdakwa dikawal petugas menuju sel tahanan setelah menjalani sidang di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Terdakwa dikawal petugas menuju sel tahanan setelah menjalani sidang di PN Bantul. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Seorang mahasiswa, RP (20) warga Prabumulih Sumatera Selatan yang tinggal kos di Ngaglik Sleman diseret ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (26/6).

Dalam dakwaan jaksa Heni Indri Astuti SH disebutkan, terdakwa pada Kamis 5 April 2018 pukul 17.00 ditangkap petugas di kos wilayah Ngaglik Sleman. Sebelum menangkap terdakwa, petugas terlebih dahulu mengamankan Ahmad Fauzi di Jalan Imogiri Timur yang membawa tembakau gorila.
Setelah diinterogasi, Ahmad Fauzi mengaku tembakau gorila yang dikemas dalam lintingan didapat dengan membeli dari terdakwa. Untuk itu petugas pun langsung melakukan penggeledahan di kos terdakwa.

Saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian serta tempat tertutup lainnya petugas mengamankan barang bukti berupa 1 Handphone merek Iphone yang digunakan untuk bertransaksi. Selain itu terdakwa mengaku telah menjual tembakau gorila kepada Ahmad Fauzi.

Tembakau gorila diakui terdakwa didapat dari seseorang bernama Tyo. Sebelumnya terdakwa membeli 7 linting tembakau dari Tyo seharga Rp 150 ribu. Sebanyak 3 linting dijual kepada Ahmad Fauzi seharga Rp 70 ribu dan sisanya 4 linting telah habis dikonsumsi terdakwa.
Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Plpasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (C-5)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KARTUN – 26 Juni 2018

Close