POLISI TETAPKAN 2 TERSANGKA-Diduga Rebutan Pacar, Pelajar Bacok Pelajar

MERAPI-NOOR RIZKA Kapolresta Yogya menunjukkan foto salah satu tersangka pembacokan di Jalan Bausasran Danurejan Yogya.
MERAPI-NOOR RIZKA
Kapolresta Yogya menunjukkan foto salah satu tersangka pembacokan di Jalan Bausasran Danurejan Yogya.

YOGYA (MERAPI)- Petugas Polresta Yogya menetapkan dua orang pelajar, yakni Sn (18) dan Ah (16) sebagai tersangka pembacokan terhadap pelajar SMP, Laybeisa Bintang (14) warga Kemetiran, Yogya, Senin (25/6). Kuat dugaan, pembacokan itu dilatarbelakangi masalah pribadi, yakni rebutan pacar.
Kapolresta Yogya AKBP Armaini didampingi Wakapolresta AKBP Ardiyan Mustaqim kepada wartawan kemarin mengatakan, korban Laybeisa Bintang awalnya memiliki masalah dengan Ah. Dari informasi yang dihimpun, keduanya diduga rebutan pacar. Keduanya lantas sepakat bertemu di Jalan Hayam Wuruk Yogya untuk menyelesaikan masalah itu pada Jumat (15/6) dini hari.
“Korban dan pelaku datang bersama rombongannya. Dalam pertemuan itu, sudah ada kesepakatan dan masalah sudah selesai,” kata Kapolresta Yogya.

Masalah baru muncul setelah kelompok korban dan pelaku meninggalkan Jalan Hayam Wuruk. Pasalnya, salah satu kelompok pelaku menendang rombongan korban. Kedua kelompok tersebut kembali bersitegang.
“Mereka lantas janjian bertemu di Perempatan Gayam. Kelompok korban datang lebih dulu. Namun tidak ada penyelesaian masalah. Korban justru dibacok,” papar AKBP Armaini.
Usai membacok korban, kedua pelaku pergi. Sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit terdekat. Korban mengalami luka bacok serius di kepala depan dan dijahit 15. Korban bahkan sempat dirawat di ICU. Namun kondisi kesehatannya terus membaik.
Polisi Polsek Danurejan langsung bergerak memburu pelaku. Sehari kemudian, tersangka Sn diringkus di depan game net Jalan Brigjen Katamso Yogya. Sedangkan Ah diringkus di wilayah Bantul. Barang bukti yang diamankan yakni sebilah pedang.
Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 76 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak junto Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara. (Riz)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PENGAJUAN PPDB ONLINE DIMULAI-Calon Siswa Diimbau Cermati Pilihan SMP

UMBULHARJO (MERAPI) - Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019 jenjang SMP negeri di Kota Yogyakarta telah dimulai

Close