Pencuri Sepatu Pemain PSS Kabur dari Tahanan

MERAPI-SAMENTO SIHONO NB dan EM saat ditahan di Polsek Ngaglik sebelum akhirnya kabur.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
NB dan EM saat ditahan di Polsek Ngaglik sebelum akhirnya kabur.

NGAGLIK (MERAPI)- Dua orang tahanan Polsek Ngaglik yang terlibat pencurian sepatu dan HP di mes pemain PSS Sleman berhasil melarikan diri dengan cara menggergaji besi ventilasi di ruang tahanan, Jumat (22/6) malam. Hingga Senin (25/6), keberadaan kedua tahanan itu masih misteri dan polisi tengah memburunya.
Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto kepada wartawan kemarin membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, saat ini keduanya masih dalam pengejaran petugas kepolisian. Kedua tahanan yang melarikan diri yakni NB (22) dan EK (22) keduanya warga Kricak, Tegalrejo, Yogyakakarta.
“Kedua tahanan yang melarikan diri masih dalam pengejaran petugas. Mereka kabur dengan cara memotong ventilasi kamar mandi ruang tahanan. Tapi saya tidak tahu pasti apalah ventilasi itu terhubung langsung dengan jalan atau tidak,” beber Yulianto.

Menurut Yuliyanto, alat yang digunakan untuk memotong teralis juga belum dipastikan diperoleh dari mana. “Saya tidak mau menduga-duga apakah alat yang dipakai tahanan itu dari pembesuk atau darimana. Nyatanya tahanan bisa mendapatkan alat tersebut,” katanya.
Dia mengatakan, lolosnya tahanan kasus pencurian itu diketahui petugas yang melakukan cek tahanan pada Jumat malam. Saat itu anggota Polsek Ngaglik mendapati dua tahanan di sel sudah kabur serta besi ventilasi terpotong. Petugas kemudian menyisir sekitar Mapolsek Ngaglik untuk memburu pelaku namun tak berhasil.
Yulianto membenarkan jika polisi yang berjaga saat itu teledor hingga kedua tahanan bisa kabur. Untuk itu kejadian ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran bersama agar penjagaan baik di Polsek, Polres bahkan Polda makin diperketat.

Dijelaskan Yulianto, kerabat yang membesuk juga tetap harus diperiksa sesuai SOP yang berlaku agar barang-barang yang membahayakan tak bisa masuk. “Pembesuk harus diperiksa sesuai SOP, jangan sampai pembesuk membawakan benda-benda terlarang untuk para tahanan,” ujar Yuliyanto.
Selain itu, setiap ruang tahanan juga harus diberi kamera CCTV untuk memantau aktivitas para tahanan. Yulianto berharap tahanan yang berhasil kabur bisa segera terungkap, sehingga bisa menjalani proses hukum. Ia juga mengimbau agar keluarga yang mengetahui keberadaan kedua tahanan yang kabur itu bisa menginformasikan ke kepolisian.
Kedua tahanan yang kabur, yakni NB dan EK diketahui ditangkap karena mencuri empat unit handphone dan lima pasang sepatu milik para pemain PSS Sleman di mes pemain, Dusun Jongkang, Sariharjo, Ngaglik awal Maret lalu. Saat itu kedua pelaku masuk menyelinap saat korban tertidur. (Shn)

 

Read previous post:
Cabuli Pelajar, 2 Pemuda Dibekuk

  PURWOREJO (MERAPI)- Satreskrim Polres Purworejo menangkap dua pemuda tanggung berinisial P (20) dan M (20) karena mencabuli dua gadis

Close