KEISTIMEWAAN PANDEN SEPAYUNG DI LOANO (5-HABIS) – Ambil Sekepal Tanah Tengah Hari

KEISTIMEWAAN PANDEN SEPAYUNG DI LOANO (5-HABIS) - Ambil Sekepal Tanah Tengah Hari
KEISTIMEWAAN PANDEN SEPAYUNG DI LOANO (5-HABIS) – Ambil Sekepal Tanah Tengah Hari

Di zaman now untuk jadi penguasa, pejabat, atau pemimpin, pusaka secara fisik sudah tak diperlukan lagi. Namun cukup dengan memanfaatkan, atau mengambil energinya. Dan tempat yang cocok untuk melakukannya adalah Panden Sepayung, demikian menurut seorang spiritualis.

WAKTU yang tepat untuk laku ritual di Panden Sepayung ini, khususnya untuk tujuan menyerap energi wahyu kekuasaan, bisa dilakukan di hari Sabtu Pon, tepat jam 12 siang. Sabtu Pon memiliki arti, alam nyata tertinggi. Dan secara alam nyata, wahyu kekuasaanlah yang tertinggi.

Laku ritual dilakukan dengan cara mengambil segenggam tanah dari Panden Sepayung ini. Untuk mengambilnya, juga tak asal mengambil, tapi juga harus menggunakan pitukon untuk menebusnya. Dalam hal ini, Ki Samar menggunakan uang logam sebanyak 14 keping.

Lakukan doa dengan niat masing-masing, disertai rasa yang tulus dan ikhlas. Kalau memang untuk tujuan derajat pangkat, ya sampaikan secara jelas. Dengan mengambil tanah Panden Sepayung, energi atau kekuatan gaib wahyu kekuasaan sudah terserap. Kata Ki Samar, karena yang diambil tanahnya, maka harus ada pasangannya. Tanah, berpasangan dengan air. Dan air yang cocok sebagai pasangan tanah Panden Sepayung, ada di sendang Mumbul, yang ada di wilayah Loano.
Sendang Mumbul juga bukan sendang sembarangan. Cerita Ki Samar, sendang ini ada kaitannya dengan cerita pada masa lau, yang ada kaitannya dengan keberadaan Kadipaten Loano.

“Disinilah, tempat bertemunya P. Joyokusumo (legenda Banyuurip) dengan Dewi Marilangen (istri P. Anden, penguasa Loano), yang sudah bertahun-tahun tak bertemu. Konon ceritanya, sebelum dijadikan istri P. Anden, antara P. Joyokusumo dengan Dewi Marilangen ada hubungan khusus,” cerita Ki Samar, yang mendengar cerita tersebut dari warga setempat.

Mumbul, memiliki makna filosofi naik, atau muncul ke permukaan. Dan energi yang ada di sendang Mumbul ini, juga positif. Jika disatukan dengan tanah Panden Sepayung, sangat pas. Lakukan ritual disini, kemudian mengambil airnya.

Air dari sendang Mumbul ini, jika disatukan, akan memiliki energi yang luar biasa. Dalam pelaksanaannya, jika digunakan untuk tujuan derajat pangkat, maka bisa dimanfaatkan.

“Ada hitung-hitungan dan rumusnya sendiri. Dan tak sembarang orang pintar mengetahuinya. Jika semuanya pas, sesuatu yang tak mungkin, bisa jadi mungkin, dengan ijin Yang Di Atas Sana,” pungkas Ki Samar. (Sujono/Jbo)

 

Read previous post:
KENCUR RIMPANG RIMPANG SERBA GUNA DI JAWA (8) – Gampang Membuat Beras Kencur

SETELAH bahan-bahan disiapkan, cara membuatnya, beras disangrai selama 5-10 menit (digoreng tanpa minyak). Kencur, jahe, asam, kayu manis, kunyit, cengkih

Close