ENAM CAH KLITIH HANYA DIBINA-Tak Bawa Sajam, Pelaku Tak Ditahan

YOGYA (MERAPI)- Gerombolan cah klitih yang beraksi di Rejowinangun, Kotagede, Yogya tak ditahan polisi dengan alasan tak membawa senjata tajam. Padahal, aksi mereka cukup meresahkan dan membuat geram warga.
“Para pelaku tidak kami tahan. Hanya pembinaan karena tidak ditemukan senjata tajam atau benda berbahaya lainnya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Yogya Kompol Sutikno kepada wartawan, Rabu (13/6). Dia mengatakan, antara korban dan pelaku tak saling kenal. Bahkan, korban juga mengaku tak pernah punya masalah sebelumnya dengan orang lain. Dengan modus penyerangan seperti ini, kuat dugaan para pelaku memang cah klitih yang tengah mencari mangsa. “Barang bukti yang kami amankan hanya tiga motor milik para pelaku,” jelasnya.

Seperti diketahui, gerombolan cah klitih menyerang dua orang pelajar, Muhammad Feri (20) dan Fendi (19) warga Banguntapan Bantul di Jalan Rejowinangun, Kotagede, Yogya, Rabu (13/6) dinihari. Untungnya, kedua korban berhasil meloloskan diri kemudian melapor ke polisi hingga 6 pelaku berhasil disergap.
Keenam pelaku yang diamankan polisi adalah Gl (18), Wy (18), Ar (17), Ak (16), Rf (15) dan Ga (18). Seluruhnya berstatus pelajar di Yogya. Selanjutnya para pelajar ini digelandang ke Polresta Yogya untuk menghindari amuk massa. (Riz)

Read previous post:
Kosong Ditinggal Mudik, Tim Gabungan Patroli Masuk Perkampungan

SUKOHARJO (MERAPI) - Tim gabungan lakukan patroli pengamanan bersama disejumlah tempat rawan tindak kejahatan di wilayah Kartasura. Petugas menggunakan mobil

Close