Jateng Tolak Ukur Kemenangan Golkar

Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah berkalung bunga) bersama para elite parpolnya di Karanganyar. (MERAPI-Abdul Alim)
Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah berkalung bunga) bersama para elite parpolnya di Karanganyar. (MERAPI-Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Pemenangan calon bupati petahana, Juliyatmono di Pilbup Karanganyar digadang-gadang mendongkrak kebangkitan Partai Golkar. Ini merupakan bagian penting skenario kemenangan parpol berlambang beringin itu di pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019.

“Insya Allah, dengan koalisi tujuh partai yang memiliki 35 kursi di DPRD Karanganyar, pasangan Yuli (Juliyatmono)-Rober bisa menang. Optimistis, karena dukungan sudah mayoritas,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat membuka konsolidasi pemenangan cabup-cawabup Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto dan peresmian gedung DPD Partai Golkar Karanganyar, Selasa (12/6) sore.

Sesuai perhitungannya, pasangan itu bakal mendulang suara maksimal di Pilbup Karanganyar. Juliyatmono yang merupakan ketua DPD Partai Golkar Karanganyar diprediksi meraup 70 persen suara sah. Kemenangan kader terbaik Golkar itu di Pilbup dipercaya linier dengan Pilgub Jateng, dimana Golkar menjadi salah satu parpol pengusung Ganjar-Yasin. Ia tak menginginkan parpolnya kembali terpuruk seperti pada pemilu 2009 dan 2014. Airlangga menyebut, posisi Golkar tidak menguntungkan di dua pemilu tersebut.

“Jateng saat ini masih menjadi pendulum yang memberatkan, dibandingkan Jabar dan Jatim. Sehingga ke depan, harus mendongkrak Jateng untuk memenangkan pileg. Manfaatkan momentum pilkada untuk bangkit. Bagaimana mentransformasi kemenangan di Karanganyar menjadi kemenangan Golkar,” imbuhnya.

Ia melihat simpati masyarakat Karanganyar atas keberhasilan Juliyatmono di periode 2014-2018 tak lepas dari program Golkar menyejahterakan rakyat. Tiga hal yang perlu dipertahankan yakni penyediaan hunian murah, ketersediaan sembako dan lapangan pekerjaan.

Dalam konsolidasi ini hadir ketua DPD Golkar se-eks Karisidenan Surakarta dan sejumlah anggota FPG di DPR maupun DPRD provinsi serta kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Ketua DPD Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono optimistis dengan kemenangan parpolnya di Pilbup Katanganyar, maka potensial mendongkrak perolehan kursi legislatif di Karanganyar hingga 17 kursi di Pileg 2019.

“Kemarin (pileg 2014) mendapat delapan kursi. Harapannya 2019 menjadi 17 kursi sesuai jumlah kecamatan di Karanganyar. Sedangkan untuk kursi DPR RI dari Dapil IV (Karanganyar, Sragen, Wonogiri) ditarget dua kursi. Jangan berhenti konsolidasi dan kaderisasi,” ucapnya di forum yang dihadiri sukarelawan angkatan muda partai Golkar (AMPG) Karanganyar itu.

Ketua DPD Golkar Karanganyar, Juliyatmono berharap, kehadiran Ketua Umum bisa menggugah semangat seluruh kader partai untuk bekerja keras guna memangkan pilkada serentak, pileg, maupun pemilu presiden (pilpres).

“Untuk pilpres, partai sudah memutuskan mendukung Pak Jokowi. Semoga Pak Airlangga bisa menjadi calon wakil presiden (cawapres). Di media sosial sudah menunjukkan tanda-tanda, Pak Jokowi pakai kaus kuning, Pak Airlangga pakai kaus putih. Semoga dua orang terbaik ini akan memimpin Indonesia ke depan,” tuturnya.

Mengenai Pilkada Karanganyar, Juliyatmono optimistis, karena selain mendapat dukungan dari tujuh partai pemilik 35 kursi DPRD, juga dukungan dari empat partai baru yakni PSI, Partai Garuda, Partai Berkarya dan Partai Nasdem. (Lim)

Read previous post:
JELANG LEBARAN – Pemkab Pati Gelar Aneka Bantuan

PATI ( MERAPI ) - Selama bulan Ramadhan disalurkan bantuan keuangan untuk 5.557 lembaga keagamaan sebesar Rp 2,77 miliar. Bantuan

Close