PELAKU DIMASSA, MOBIL DIRUSAK-Pecatan TNI Nyuri Pisang

MERAPI-HUMAS POLSEK CANGKRINGAN Pelaku ambruk setelah diamuk massa.
MERAPI-HUMAS POLSEK CANGKRINGAN
Pelaku ambruk setelah diamuk massa.

CANGKRINGAN (MERAPI)–  Gara-gara kepergok mencuri 3 tandan buah pisang, seorang pecatan anggota TNI, DS warga Pare, Ngabean, Secang, Magelang bonyok dihajar warga di Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Selasa (12/6) siang. Warga merasa kesal lantaran sering terjadi pencurian pisang di kampungnya.
Akibat dikeroyok warga, pelaku mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RS Bhayangkara Polda DIY.
Kapolsek Cangkringan AKP Sutarman kepada wartawan kemarin menjelaskan, pelaku menggunakan mobil Daihatsu Gran Max dengan nomor polisi H 1794 YL untuk mmbawa hasil kejahatannya. “Mobil itu sudah dipersiapkan untuk mengangkut barang hasil curian,” ujar AKP Sutarman. Dia menjelaskan, tersangka DS kepergok saat mencuri pisang milik Siswato (48) warga Nggungan, Wukirsari. Awalnya kemarin siang pukul 10.25 WIB, korban melihat ada seorang laki-laki yang belum dikenal tengah menebang pohon pisang miliknya. Korban kemudian memberitahu warga. Tak berapa lama, warga berbondong-bondong datang ke kebun milik korban.

Warga kesal karena sering terjadi pencurian buah pisang di kampungnya. Kekesalan warga kemudian ditumpahkan saat melihat pelaku tengah memanen pisang milik korban. Tanpa dikomando, warga langsung menangkap kemudian menghakimi pelaku dengan pukulan dan tendangan. Bahkan, pelaku juga dikepruk satu tundun pisang yang dicurinya.
Tan hanya memukuli pelaku, warga juga merusak mobil yang dipakai beraksi dengan memecah kaca depan.
Polisi yang mendapat informasi pencurian itu lantas mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku dari amukan warga. Selanjutnya pelaku beserta barang buktinya digelandang ke Polsek Cangkringan guna penyelidikan lebih lanjut.
“Saat kami datang ke lokasi, pelaku telah diamankan warga dengan keadaan mengalami luka-luka. Pelaku diamuk massa ketika diketahui mencuri pisang,” ujar Sutarman.
Menurut Sutarman, warga mengaku sudah beberapa hari ini sering kehilangan buah pisang di kebunnya. Padahal menurutnya, buah-buah pisang tersebut sudah siap panen. “Dari informasi warga, mereka sering kehilangan pisang siap panen,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Cangkringan Ipda Lilik Mulyadi menambahkan, sebelum mencuri pisang, pelaku yang mengaku sebagai pecatan TNI ini belanja pisang di Pasar Kranggan Yogya. Usai belanja pisang, pelaku justru mencuri di lokasi kejadian.
Akibat amuk massa tersebut, hingga kemarin pelaku masih menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Bhayangkata Yogyakarta. Menurut Lilik, polisi masih terus mendalami kasus pencurian yang dilakukan DS, termasuk mengungkap adanya lokasi pencurian lain.
“Kita belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap pelaku karena masih opname. Berdasarkan keterangan warga, mereka memang sering jadi korban pencurian pisang, tapi mereka tidak tahu pelakunya,” pungkasnya. (Shn)

 

Read previous post:
Dandim Sleman Kunjungi PP Jauharul Aitaan

SLEMAN (MERAPI) - Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Diantoro, Selasa (12/6) melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (PP) Jauharul Aitaam, Dusun Konteng,

Close