TERSANGKA PELEMPARAN BOTOL BERTAMBAH-Korban Cah Klitih Terancam Buta

MERAPI-SUKRO RIYADI Pelaku klitih diamankan setelah melemparkan botol.
MERAPI-SUKRO RIYADI
Pelaku klitih diamankan setelah melemparkan botol.

BANTUL (MERAPI)- Penyidik Reskrim Polsek Banguntapan Bantul menetapkan Da (16) warga Babarsari Depok Sleman sebagai tersangka dalam kasus klitih pelemparan botol terhadap korban Justin (16). Sehingga dalam kasus klitih yang terjadi di Jalan Plumbon Banguntapan Bantul pada Sabtu (9/6) dinihari itu, tersangka bertambah jadi dua orang. Akibat ulah mereka, korban mengalami luka berat dan terancam buta.
“Tersangka Aa (19) warga Kledokan, Babarsari, Depok, Sleman sudah ditetapkan sebagai tersangka terlebih dahulu. Setelah kami gelar perkara, baru Da yang masih di bawah umur kami tetapkan sebagai tersangka tambahan,” ujar Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Panit Reskrim Aiptu Agus Rudationo kepada wartawan, Senin (11/6). Suhadi mengatakan, dalam kasus penyerangan itu, Da dijadikan tersangka karena mengetahui Aa yang diboncengkannya membawa botol dengan maksud untuk melukai orang lain. “Peran tersangka Da ini menjadi joki dan mengetahui jika rekannya membawa botol untuk melukai orang,” jelas Suhadi.

Dalam kasus ini, polisi sebelumnya mengamankan 7 orang. Dengan dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka lima orang lain dikenai wajib apel. Mereka berlima belum ditemukan cukup bukti terlibat dalam kasus penyerangan itu. “Yang kami tahan satu orang berinial Aa, tersangka satunya tidak kami tahan karena di bawah umur, tetapi proses hukum terus berjalan,” jelasnya.
Sementara tersangka Aa mengatakan, jika botol yang digunakan untuk menyerang korban didapat dari Jembatan Layang Janti. “Botol itu saya dapat dari Jembatan Janti, setelah dari jembatan kemudian masuk daerah Plumbon dan berpapasan dengan korban yang malam itu mengendarai motor KLX,” ujar Aa.

Seperti diberitakan, petugas Polsek Banguntapan menangkap 7 orang cah klitih setelah menyerang secara brutal remaja Justin (16) di Jalan Plumbon Banguntapan Bantul, Sabtu (9/6) dinihari. Para tersangka melempar botol ke arah korban tanpa alasan jelas dan mengenai mata kanan hingga banyak saraf yang putus. Dalam pemeriksaan lanjutan, diketahui jika akibat kejadian itu, mata korban terancam buta. Pelaku mengaku menyerang korban karena salah sasaran saat mereka mencari kelompok lain yang pernah menyerangnya. (Roy)

Read previous post:
SATLANTAS POLRES SLEMAN BAGIKAN TAKJIL- Periksa Gratis bagi Pengendara

  TEMPEL (MERAPI)- Jajaran Kepolisian Resor (Polres) membagikan takjil gratis kepada pengendara yang melintas di cek poin Tempel Minggu (10/6).

Close