Mayat Bayi Ditemukan di Saluran Irigasi

Polisi mengambil mayatk bayi di saluran irigasi. (MERAPI-Abdul Alim)
Polisi mengambil mayatk bayi di saluran irigasi. (MERAPI-Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Mayat bayi ditemukan terapung di saluran irigasi belakang pabrik Astiri, Watusambang Rt 03/Rw VI Desa Plumbon, Tawangmangu, Sabtu (9/6) pukul 10.00 WIB. Bayi berusia lima bulan kandungan itu diduga sengaja dibuang.
“Dokter puskesmas sudah memeriksa fisik orok itu. Tak bernyawa dan rusak. Berada di sungai sekira empat hari. Melihat lokasi penemuan, diduga sengaja dibuang oleh pelaku. Entah itu orangtuanya atau yang lain,” kata Kapolsek Tawangmangu AKP Riyanto.

Diceritakan, seorang warga bernama Dami (50) berniat ke sawah dengan melewati belakang pabrik minyak Astiri. Ia secara tidak sengaja melihat mayat bayi tersangkut di tanaman yang tumbuh di tepian saluran irigasi. Setelah didekati, ternyata sudah membusuk dan tubuhnya rusak. Ia kemudian memberitahu dua tetangganya, Suparno (50) dan Wagimin (48).

“Tiga warga ini bersama-sama mengecek ke lokasi. Mereka tidak berani mengambil sendiri. Lalu lapor ke Polsek. Sehingga, dibantu petugas bersama dokter puskesmas,” katanya.

Kasus ini masih diselidiki dengan menyisir wilayah hulu saluran irigasi, bilamana mendapat informasi pendukung identitas pelaku. Usai orok bayi dibersihkan, lantas dikubur oleh perangkat desa setempat ke TPU Pok Gunung, Desa Plumbon. (Lim)

Read previous post:
Arus Lalu Lintas Kendaraan di Kartasura Padat

SUKOHARJO (MERAPI) - Pemudik dari berbagai daerah datang masuk wilayah Kecamatan Kartasura dengan berbagai sarana transportasi seperti bus, travel, mobil

Close