TEMBAK PELAKU BEGAL MOTOR-Kapolres: Tindakan Terarah dan Terukur

WATES (MERAPI)-Delapan orang anggota komplotan begal motor yang beraksi di wilayah Kulonprogo ditengarai masih berusia remaja. Namun polisi belum memastikan apakah mereka juga bagian dari gerombolan cah klitih atau bukan.
Aksi mereka mengagetkan warga di tengah isu maraknya aksi klitih di Kota Yogya. Yang terbaru tentunya aksi klitih di Jalan C Simanjuntak, Gondokusuman, Yogya pada Kamis (7/6) lalu yang menewaskan seorang mahasiswa UGM, Dwi Ramadani Herlangga (26). Namun apakah kejadian di Kulonprogo dan Kota Yogya berkaitan, belum bisa dipastikan. Kapolsek Gondokusuman, Kompol Solichul Ansor bahkan meragukannya. “Saya kira tak ada kaitannya,” ujar dia kepada wartawan, Jumat (8/6).

Padahal, modus kedua kejadian itu hampir sama. Yakni pelaku berkeliaran pada dinihari dan beranggotakan remaja. Keraguan Kompol Solichul memang beralasan. Sebab selama ini komplotan klitih hanya beraksi membacok, dan jarang sekali sampai menghentikan motor dan merampasnya.
Dalam penangkapan komplotan begal itu, polisi terpaksa menembak satu pelaku, yakni JD (16). Dia berusaha melawan dengan melemparkan sabuk ke arah petugas saat hendak dibekuk. Terkait tindakan polisi yang menembak pelaku, Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution SH SIK MM menyatakan bahwa tindakan itu sudah sesuai prosedur. “Tembakan yang dilakukan petugas merupakan penindakan terarah dan terukur,” ujar Anggara seperti dikutip dari Tribratanews.

Dia mengatakan, sebelum menembak kaki pelaku, polisi sudah melakukan tindakan sesuai prosedur. Yakni tembakan peringatan kepada para pelaku. “Sebelumnya petugas telah melakukan tembakan peringatan bahkan sampai lima kali, namun tak dihiraukan pelaku,” tandasnya.
Seperti diketahui, melalui aksi kejar-kejaran yang menegangkan, petugas Polres Kulonprogo berhasil menangkap dua pelaku begal motor yang beraksi di dua tempat, Jumat (8/6) dinihari. Satu pelaku bahkan ditembak karena berusaha kabur dan melawan polisi. Sedangkan enam pelaku lain yang merupakan anggota komplotan ini berhasil kabur.
(Riz).

Read previous post:
KARTUN – 9 Juni 2018

Close