Waspadai Jalur Wisata Lereng Lawu

Cemoro Kandang, Tawangmangu bakal menjadi titik poin pospam lebaran. (MERAPI-Abdul Alim)
Cemoro Kandang, Tawangmangu bakal menjadi titik poin pospam lebaran. (MERAPI-Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Pengamanan jalur wisata lereng Lawu mendapat prioritas pengamanan. Selain rawan macet juga problem lainnya. “Pada hari pertama setelah lebaran diprediksi padat merayap pengguna jalan yang ke area wisata. Kondisi itu akan berlangsung selama sepekan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Karanganyar, Sundoro, Kamis (7/6).

Sebanyak 40 rambu pendahulu penunjuk jurusan (RPPJ) dipasang di sejumlah titik di Karanganyar, terutama yang mengarah ke kawasan wisata untuk memandu pengguna jalan saat melintas. Arus lalu lintas di Karanganyar, terutama yang mengarah ke kawasan Tawangmangu dan Ngargoyoso, akan padat mulai H+1 Lebaran.

“Kalau kepadatan karena arus mudik, tidak terlalu signifikan. Jalur mudik kan hanya menuju Magetan dan Surabaya. Dan itu Insya Allah sudah lancar. Kalau kepadatan karena wisata, itu selalu terjadi setiap tahun. Yang ke arah Tawangmangu dan Ngargoyoso,” katanya.

Menurutnya, pemasangan RPPJ di kawasan wisata bertujuan agar lalu lintas wisatawan tidak linier saat berangkat dan pulang.
“Misalnya, kalau mau ke Kemuning (Ngargoyoso), berangkat dari Solo, perjalannya lewat Karanganyar, Karangpandan, Ngargoyoso. Pulangnya sama, dari Ngargoyoso lewat Karangpandan, Karanganyar, Solo. Nah, nanti akan diarahkan lewat RPPJ agar pulangnya lewat Kerjo atau Mojogedang. Jadi tidak linier berangkat dan pulangnya. Sehingga lalu lintas tidak menumpuk di titik tertentu,” jelasnya.

Begitu pula yang akan berwisata ke Tawangmangu, saat pulang akan diarahkan agar melewati Matesih, berbeda dengan jalur berangkat yang melewati Karangpandan.

Sundoro mengatakan, pada H-7 menjelang Lebaran, seluruh RPPJ sudah dipasang di titik yang ditentukan.
“Soal penerapannya nanti, akan melihat situasi. Tidak menutup kemungkinan, lalu lintas menggunakan sistem buka tutup, jika memang situasinya mengharuskan demikian,” katanya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD, Bambang Djatmiko menerjunkan personelnya di ruas-ruas strategis jalur wisata seperti di Candi Ceto, Ngargoyoso, persimpangan Matesih, jalan tembus Tawangmangu-Magetan dan sebagainya. Dalam hal ini, BPBD memberdayakan sukarelawan setempat.

“Di Matesih ada relawan Samber Nyawa, Jenawi ada Reco dan sebagainya. Tugasnya atur lali dan awasi daerah rawan longsor. Masih turun hujan di beberapa tempat yang bisa memicu pergerakan tanah,” katanya.

Diperkirakan pendakian menuju puncak Lawu juga bakal ramai, sehingga dibutuhkan pengondisian jalur pendakian. (Lim)

Read previous post:
Usai Terkena OTT, Camat Baki Mengundurkan Diri

SUKOHARJO (MERAPI) - Camat Baki Taufik Hidayat mengundurkan diri dari jabatannya. Pengundurkan diri dilakukan setelah Taufik Hidayat ditetapkan sebagai tersangka

Close