Perubahan Grup Liga 3 Bikin Persiba Kecewa

 

BANTUL (MERAPI) – Perubahan pembagian grup secara mendadak dilakukan oleh PSSI untuk klub yang bertanding pada Liga 3 Nasional musim 2018. Menanggapi hal tersebut, Persiba Bantul sebagai salah satu klub peserta mengaku kecewa dengan keputusan yang dibuat tanpa memberikan pemberitahuan terlebih dahulu.

 

Persiba tergabung di Grup 4 bersama Persipur Purwodadi, Persatu Tuban dan Persijap Jepara. Sebelumnya, di Grup 4 memang terdapat Sragen United, PPSM Magelang dan Persih Tembilahan. Hanya saja, tiga klub tersebut terpaksa tereliminasi karena tidak terdaftar mengikuti Piala Indonesia yang merupakan syarat wajib mengikuti kompetisi musim ini.

 

“Sebenarnya bukan masalah adanya penambahan klub di dalam pembagian grup baru kali ini. Namun kan alangkah lebih baiknya jika klub yang akan mengikuti kompetisi ini diundang pada pembagian grup. Sehingga pembagian grup ini memang sudah ada pemberitahuan terlebih dahulu. Tidak kemudian tiba-tiba mendadak berubah karena ada klub yang tidak ikut Piala Indonesia,” keluh Manajer Persiba, Endro Sulastomo di Bantul, Kamis (7/6).

 

Meski demikian, Endro mengaku jika pihaknya tetap menargetkan bisa untuk promosi ke Liga 2 pada musim depan. “Kalau dari pertemuan manajer di awal lalu, juara dan runner up grup berhak lolos ke babak berikutnya. Itu yang akan jadi target awal kami. Baru kemudian perlahan mengincar target-target selanjutnya yang nantinya memang sesuai dengan target utama, yakni promosi,” akunya.

 

Melihat tim-tim yang bakal jadi pesaing, Endro menyebutkan, calon lawan yang akan dihadapi relatif tidak begitu berat. “Melihat sekilas saya rasa kami masih mampu bersaing. Kalau jumlah timnya berkurang, kan persaingannya juga tak begitu berat. Selain itu, dari sisi non-teknis seperti biaya yang dibutuhkan untuk menjalani pertandingan tidak begitu besar. Kan bertandingnya juga tidak banyak,” tuturnya.

 

Bergabungnya Persijap di Grup 4 bersama Persiba, bukan menjadi hal yang perlu dikhawatirkan bagi pria yang menjadi Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bantul itu. “Ya relatif sama lah kekuatannya kami dengan Persijap. Mereka persiapannya juga hampir sama dengan kami. Lawan PSCS Cilacap kemarin mereka kalah 1-4, sedangkan kami hanya kalah 0-1. Namun itu tak bisa jadi tolok ukur pasti. Kami tetap harus mewaspadai mereka,” ungkapnya. (Oro)

Read previous post:
ilustrasi
TEROR MAKIN BRUTAL-Cah Klitik Juga Bacok Pelajar SMP

YOGYA (MERAPI)- Teror cah klitih nampaknya makin menjadi di Kota Yogya. Selain menewaskan seorang mahasiswa di Gondokusuman, dalam waktu hampir

Close