Pulang Bagi-bagi Sahur Gratis, Mahasiswa Tewas Diclurit Cah Klitih

MERAPI-ISTIMEWA Korban tewas usai dirawat di RSUP Sardjito Yogya akibat luka bacok di pinggang.
MERAPI-ISTIMEWA
Korban tewas usai dirawat di RSUP Sardjito Yogya akibat luka bacok di pinggang.

YOGYA (MERAPI) – Seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwi Ramadhani Herlangga (26) warga Jalan Kelapa Sawit, Plamongansari, Pandurungan, Semarang tewas dibacok cah klitih di simpang empat Terban, Jalan C Simanjuntak Gondokusuman Yogya, Kamis (7/6) pagi. Korban diserang pelaku menggunakan clurit usai membagikan makan sahur gratis untuk warga tak mampu.
Nyawa korban tidak terselamatkan, meski telah mendapat perawatan medis.
Menurut keterangan, aksi penyerangan itu terjadi sekitar pukul 02.30. Saat itu korban boncengan motor dengan saksi Muhammad Zakaria A (20) warga Taskombang Manisrenggo Klaten Jateng. Korban bermaksud pulang usai membagikan makan sahur gratis kepada warga tidak mampu di jalanan Kota Yogya. Saat naik motor, posisi korban membonceng rekannya. Mereka kemudian melaju dari arah Timur menuju simpang empat Terban di Jalan C Simanjuntak.

Sesampainya di perempatan, korban belok kiri menuju selatan. Saat hendak berbelok itu, tiba-tiba dari belakang korban diteriaki pengendara motor tak dikenal dengan kata-kata kasar. Korban dan saksi cuek karena merasa tak mengenal orang tersebut. Namun tiba-tiba, mereka mendekat ke arah korban. Karena tak curiga, korban dan saksi tetap melaju. Tanpa disadari, seorang pelaku membacokkan clurit ke tubuh korban. Melihat rekannya diserang, saksi berusaha memacu motornya untuk kabur. Tapi ternyata, saat itu korban mengerang kesakitan dan bagian punggungnya mengeluarkan darah. “Ternyata korban sudah terluka di bagian punggung kiri,” kata Kapolsek Gondokusuman Kompol Solichul Ansor ketika dikonfirmasi wartawan.
Kompol Solichul mengatakan, melihat rekannya terluka parah, saksi langsung membawa korban ke UGD RSUP Sardjito. Namun, meski telah mendapat perawatan medis, nyawa korban tidak terselamatkan. Korban dinyatakan meninggal pukul 06.40.

“Korban terluka di bagian punggung. Panjang luka sobeknya sekitar 9 cm dengan kedalaman luka sekitar 8 cm,” jelas Kompol Solichul.
Dijelaskan, kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban dan saksi tidak memiliki masalah dengan pihak tertentu. Keduanya bahkan tidak mengenal pelaku yang jumlahnya diperkirakan dua orang dengan mengendarai motor matik. Dengan modus penyerangan seprti itu, kuat dugaan pelaku memang cah klitih yang sengaja mencari mangsa di jalanan.
“Kami sedang mencari rekaman CCTV di sekitar TKP. Karena di perempatan tersebut ada kamera CCTV mikik Dinas Perhubungan,” tandasnya.(Riz)

Read previous post:
LAKUKAN RAZIA DI PARANGKUSUMO – 8 Anggota Ormas Dihukum Denda

  BANTUL (MERAPI) - Sebanyak 8 anggota ormas Islam dari Gamping Sleman, Santang dkk akhirnya dijatuhi hukuman berupa denda masing-masing

Close