4.700 PERSONEL AMANKAN LEBARAN DI YOGYA-Fokus Urai Kemacetan Hingga Cegah Teror

MERAPI-SAMENTO SIHONO Ratusan personel mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Progo 2018 di halaman Polda DIY kemarin.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Ratusan personel mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Progo 2018 di halaman Polda DIY kemarin.

DEPOK (MERAPI)- Sebanyak 4.700 personel disiapkan untuk melakukan pengamanan saat arus mudik, balik dan perayaan Lebaran tahun 2018 di Yogya. Jumlah tersebut berasal dari anggota polisi serta sisanya merupakan personil TNI dan Instansi lainnya. Kemacetan lalulintas, antisipasi bencana dan terorisme menjadi fokus pengamanan.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Progo 2018 di halaman Polda DIY, Rabu (6/6) mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi terkait kesiapan pengamanan Lebaran baik dari sektor pangan dan kriminalitas. Selain itu sejumlah jalur-jalur mudik yang akan digunakan juga sudah siap.
Menurutnya, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, sejumlah kabupaten di DIY juga telah menambah rambu-rambu lalu lintas, salah satunya Sleman. Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi kemacetan di pintu masuk DIY.
“Terkait kemacetan kita sudah koordinasi, termasuk sejumlah jalur alternatif juga sudah kita siapkan dengan memasang tanda-tanda,” katanya.

Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri menambahkan, personil polisi yang disiagakan tersebut akan tersebar di 31 pos pengamanan. Empat fokus pengamanan Lebaran terdiri dari stabilitas pangan, kemacetan lalin, antisipasi bencana dan terorisme.
“Bencana aktivitas Merapi dan kemacetan ke jalur wisata juga akan menjadi fokus perhatian kita,” tandasnya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau pada para pemudik agar tetap menjaga kondisi tubuh dan mengutamakan keselamatan. Selain itu, pemudik juga bisa menggunakan jalur-jalur alternatif yang sudah disiapkan untuk jalur mudik.
“Saat mudik utamakan keselamatan, patuhi aturan dan rambu. Ikuti arahan petugas, karena Yogya ini masuk titik lelah tujuan pemudik,” katanya.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Latief Usman menjelaskan, pihaknya akan meningkatkan pengamanan agar jangan sampai terjadi kecelakaan lalu lintas saat perayaan Lebaran. Dua jalur masuk DIY yaitu Kulonprogo dan Tempel, Sleman akan menjadi fokus perhatiannya.
“Dari evaluasi pelaksanaan tahun lalu, jumlah lakalantas mengalami penurunan. Kita akan usahakan dengan cara hampir sama dengan pengamanan 2017,” jelasnya.
Latief menambahkan, terkait padatnya arus mudik, pihaknya tidak terlalu khawatir karena Yogyakarta merupakan tempat tujuan. “Yang menjadi perhatian dua jalur, yaitu Kulonprogo masuk Yogya dan Tempel masuk Yogya,” pungkasnya.  (Shn)

 

Read previous post:
LIMA PEMAIN GRAFIKNYA NAIK – Uji Coba PSS Lawan Tim Selevel Batal

  SLEMAN (MERAPI) - Manajemen dan Tim Pelatih PSS Sleman meniadakan laga uji coba melawan tim satu level di pekan

Close