RP 2,5 JUTA DITUKAR KERTAS-Kakek Digendam, Uang Pensiunan Amblas

MERAPI-SAMENTO SIHONO Potongan kertas korban yang ditukarkan pelaku dengan uang korban.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Potongan kertas korban yang ditukarkan pelaku dengan uang korban.

SEYEGAN (MERAPI)-  Nasib malang menimpa Trisno Sukarjo, kakek berusia 82 tahun. Warga Barepan X Margoagung, Seyegan, Sleman ini kehilangan uang pensiunan sebesar Rp 2,5 juta setelah digendam oleh penjahat, Senin (4/6).
Kapolsek Seyegan AKP Masnoto kepada wartawan, Rabu (6/6) menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban mengambil uang di Bank BRI Unit Seyegan pada pukul 09.30. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125. Sesampainya di bank, korban lantas mengambil uang pensiunan.
Setelah menerima uang dari bank, korban kemudian menyimpan di kantong baju sebelah bawah. Korban selanjutnya bermaksud pulang. Dalam perjalanan, ia sempat melihat mobil Toyota Avanza berada di parkiran Masjid seberang Bank BRI.
“Korban tidak merasa curiga kalau dia diikuti,” beber Masnoto.

Sesampainya di Dusun Krapyak, Barepan, Margoagung, Seyegan, korban diberhentikan oleh pengendara mobil putih yang dilihatnya di parkiran Masjid. Tanpa menaruh curiga korban berhenti dan diajak bersalaman oleh orang di dalam mobil.
Setelah terjadi percakapan, korban diminta untuk meminggirkan sepeda motornya. Kemudian pelaku menyuruh korban untuk masuk dalam mobil dan di dalam mobil dia diajak ngobrol.
“Dalam percakapan itu, pelaku memberitahu pada korban kalau dia (korban) mendapatkan undangan buka puasa bersama di Puskesmas,” ujar Masnoto. Setelah percakapan selesai korban disuruh keluar dari mobil.
Saat akan keluar dari mobil, korban justru kesulitan membuka pintu mobil. Saat itulah korban seakan-akan dibantu membuka pintu oleh pelaku, sampai beberapa kali, kemudian pintu dapat terbuka dan korban pulang ke rumah.
Namun sesampainya di rumah, korban terkejut karena uang yang diambil di bank berubah menjadi potongan kertas koran berukuran uang. Saat itulah dia sadar telah digendam.

“Kami masih mendalami kasus ini. Kita belum bisa menyimpulkan apakah ini gendam atau bukan,” katanya.
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku berjumlah dua orang berbadan tegap serta berpakaian rapi seperti orang kantoran. Kini petugas masih terus melakukan penyelidikan untuk meringkus para pelaku.
“Korban tidak mengetahui kalau uangnya ditukar dengan potongan kertas koran dan ditutup dengan uang Rp 50 ribu. Menurut korban, uang tersebut ditukar saat dia dibantu membuka pintu mobil,” katanya.
Masnoto mengimbau pada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, aksi kejahatan diprediksi meningkat di berbagai wilayah, termasuk Sleman. (Shn)

 

Read previous post:
Hari Ini Pasar Murah Digelar di Rumah Dinas Bupati Kulonprogo

WATES (MERAPI) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kulonprogo akan menggelar pasar rakyat di gazebo depan Rumah Dinas

Close