EMAS 10 KG DAN PISTOL DISITA -Komplotan Perampok Berpistol Digulung

 

Kapolda Irjen Pol Condro Kirono menunjukkan barang bukti emas serta pelaku perampokan.( Merapi-Sukaryono)
Kapolda Irjen Pol Condro Kirono menunjukkan barang bukti emas serta pelaku perampokan.( Merapi-Sukaryono)

SEMARANG (MERAPI) – Lima anggota komplotan perampok berpistol dan selalu membawa borgol berhasil diringkus Dit Reskrim Um Polda Jateng dalam suatu pengejaran di Jakarta. Kelima perampok yang di antaranya tertembus peluru pada kakinya, setibanya di Semarang, Rabu (6/6), langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan Polda Jateng.

Mereka, semua asal seberang, masing masing JLP, DW, AT, BE, dan S. Dalam beraksi, mereka mempunyai peran masing-masing. JLP berperan sebagai eksekutor pengancam, DW dan AT berperan memborgol dan melakban, BE sebagai driver. Adapun barang yang disita di antaranya mobil Fortuner dan Kijang Grand Extra, senjata api merek Browning, uang Rp 230 juta, sisa perhiasan emas sekitar 10 kilogram.

“Mereka juga menyimpan sebagian emas hasil pencurian di tanah, karena mereka kesulitsn nenjual emas yang berlimpah,” ungkap Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Rabu (6/6) pada gelar kasus di halaman kantor Dit Reskrim Um Polda Jateng.

Menurut Kapolda, jumlah pelaku tujuh orang, tetapi yang dibekuk sementara lima orang, semua ditangkap di Jakarta. “Sedang pelaku yang masih dikejar dua orang, ED dan KT,” ungkap Kapolda Jateng.

Menurut Kapolda, ulah komplotan perampok asal Sulawesi Utara beraksi khusus di Jawa Tengah sejak dua tahun silam. Dua kasus di antaranya di Slawi Kabupaten Tegal dan Grobogan.
Di Grobogan terjadi pada 14 Februari 2018. Sebelum beraksi komplotan perampok menguntit karyawan PT Sinar Kencana Semarang. Kemudian, sesampainya di jalan Raya Purwodadi-Kudus, tepatnya di Desa Klambu Kecamatan Klambu Grobogan, mobil komplotan pencoleng memepet mobil korban dan seolah menjadi debt collector yang menagih utang di jalan. “Korban diancam dengan pistol, kemudian diborgol, mata dilakban. Dalam keadaan tersebut korban dibuang di Jalan Raya Klambu yang sepi”, jelasnya.

Komplotan perampok sadis itu telah memperoleh hasil emas seberat 22 kilogram, uang tunai Rp 220 juta, dan dua HP. Semua mencapai Rp 2,8 miliar. Selain di Grobogan, kelompok JKP itu ketika beraksi di Slawi Tegal berhasil merampok toko Emas Makmur Pasar Bojong Kabupaten Tegal. Hasilnya, emas 8 kilogram dan uang tunai Rp 57 juta dengan total kerugian korban Rp 1,9 miliar.

Dengan adanya aksi perampokan sadis dengan sasaran pengusaha emas mendorong Dit Reskrimum bekerja keras. Dalam pengejaran yang tidak mengenal waktu telah membuahkan hasil meringkus lima pelaku di Jakarta disertai barang bukti uang ratusan juta rupiah, 10 kg emas yang disimpan di tanah.

“Mereka ini juga menyimpan sebagian emas hasil pencurian di tanah, karena kan enggak mungkin menjual langsung banyak,” jelasnya.
Menurut kapolda komplotan perampok yang sebagian kakinya tertembus peluru itu sesuai pengakuannya juga beraksi di luar Jateng, termasuk di Jawa Timur. (Sky)

 

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO Salah satu pencuri kambing saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tempel.
2 PENGANGGURAN DIRINGKUS POLISI-Bawa Kabur Kambing Curian Pakai Minibus

TEMPEL (MERAPI)-  Petugas Jajaran Polsek Tempel berhasil menangap dua pelaku pencurian kambing milik Sumirah (50) warga Bangunrejo, Merdikorejo, Tempel, Sleman,

Close