BUNTUT BENTROK DENGAN JAKMANIA DI BANTUL-Rampas Motor, 2 Oknum Bonek Jadi Tersangka

MERAPI-SUKRO RIYADI Petugas mendata barang bukti motor rampasan oleh oknum bonek di Polres Bantul.
MERAPI-SUKRO RIYADI
Petugas mendata barang bukti motor rampasan oleh oknum bonek di Polres Bantul.

BANTUL (MERAPI)-  Petugas Polres Bantul menetapkan dua oknum suporter Persebaya Surabaya (Bonek) sebagai tersangka dalam kasus perampasan motor, Selasa (5/6). Aksi perampasan itu terjadi di bulak Sawah Dusun Pancar Timbulharjo, Sewon, Bantul pascabentrok dengan Jakmania di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (3/6) lalu.
Dua suporter Persebaya Surabaya yang kini ditahan di Polres Bantul yakni Mi (17) asal Gempol, Ngringin, Lengkong, Nganjuk serta Ds (17) asal Pengkol, Warujayeng, Tanjunganom, Nganjuk. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti satu unit motor Honda Vario AA 6804 LD, STNK atas nama SITI FAIKOH warga Murtirejo Rt 03 Rw 04 Kebumen Jateng serta satu buah dompet hitam bertuliskan CHIVAS REGAL. Hingga kini kasus tersebut masih terus dikembangkan penyidik.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rudy Prabowo SIK kepada wartawan kemarin mengatakan, kasus perampasan motor milik Firdos Ade Pratama (18) warga Karang Malang Murtirejo, Kebumen Jawa Tengah itu terjadi menjelang pertandingan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya sekitar pukul 19.00. Dijelaskan, kasus perampasan motor oleh suporter Bonek bermula ketika korban bersama rekannya berboncengan dari Kebumen untuk menonton laga Persija Vs Persebaya di Stadion Sultan Agung Bantul. Ketika hampir sampai di stadion, akses jalan sudah dipenuhi suporter Bonek. Sehingga malam itu korban berputar mencari jalan alternatif. Tetapi pada saat sampai di tengah sawah, dia justru dicegat gerombolan Bonek.

Setelah berhenti, korban dimintai identitasnya dan ditanyai dari suporter mana. “Korban juga disuruh membuka jaketnya,” ujar AKP Rudy. Namun setelah jaket dibuka, korban ternyata mengenakan kaos The Jakmania. Melihat orang di depannya suporter tim rival, pelaku langsung memukuli korban serta merampas dompet beserta isinya. Tidak hanya itu, kaos yang dipakai juga disobek-sobek. “Korban memang berhasil lari dari kerumunan massa. Tetapi motornya tertinggal hingga dibawa kabur oknum Bonek,” ujar Rudy.
Setelah peristiwa itu, lanjutnya, sekitar pukul 22.00 didapat informasi sepeda motor yang dibawa pelaku sudah sampai di Solo dan diamankan petugas Polresta Surakarta. Polisi berhasil mengidentifikasi motor itu berdasarkan postingan yang jadi viral di media sposial.

“Tim Opsnal Reskrim Polres Bantul langsung berangkat ke Polresta Surakarta untuk mengamankan tersangka dan barang buktinya,” jelas Rudy. Setelah diperiksa intensif di Polres Bantul, kedua oknum suporter ini kemudian ditetapkan jadi tersangka dan ditahan.
Akibat perbuatannya, jelas Rudy, kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP atau 480 Jo 56 KUHP. Namun karenakan tersangka masih kategori anak di bawah umur, maka penyidik berkordinasi dengan BAPAS untuk pendampingan sesuai UU SPPA kemudian ditingkatkan ke proses penyidikan. (Roy)

 

Read previous post:
KARTUN – 6 Juni 2018

Close