SATU PELAKU MASIH KABUR-Duel dengan Korban, Penjambret Takluk

MERAPI-SAMENTO SIHONO Tersangka NA saat menjalani pemeriksaan di Polsek Kalasan.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Tersangka NA saat menjalani pemeriksaan di Polsek Kalasan.

KALASAN (MERAPI)- Petugas Patroli Polsek Kalasan berhasil mengamankan seorang penjambret berinisial NA (18) warga Wirobrajan, Kota Yogya, Jumat (1/6) malam. Pelaku berhasil dibekuk usai duel dengan korban. Satu pelaku lain berhasil kabur dan hingga Minggu (3/6) masih diburu polisi.
Dari tangan pelaku, petugas menyita satu unit handphone milik korban sebagai barang bukti. Kapolsek Kalasan Kompol Teguh Mulyono melalui Kasi Humas Polsek Kalasan Aiptu Asmoro Joko Sudibyo kepada wartawan, Minggu (3/6) menjelaskan, korban aksi penjambretan itu adalah Handy (25) warga Malang, Jawa Timur. “Penjambretan itu terjadi usai korban turun dari bus di Jalan Yogya-Solo Km 16, Tamanmartani, Kalasan,” ujar Aiptu Asmoro.
Dia mengatakan, awalnya korban berjalan ke arah barat dan bermaksud menghubungi ojek online. Sambil menunggu ojek, korban duduk di depan ruko pinggir jalan sambil mainan handpone. Tak lama kemudian, ia didatangi dua orang laki-laki, salah satunya tersangka NA mengendarai sepeda motor jenis matik.

Saat itu, pelaku pura-pura bertanya arah ke Jalan Bantul. Saat korban lengah dan berusaha menjawab, pelaku langsung merampas handphone dari tangan korban. Sadar jadi aksi penjambretan, korban spontan menarik pelaku.
“Tersangka NA belum sempat naik motor karena ditarik korban. Pelaku berhasil dikejar dan sempat terjadi perkelahian antara pelaku dan korban. Sementara temanya berhasil kabur,” ujar Aiptu Asmoro. Perkelahian itu dimenangkan korban. Dia berhasil mengamankan tersangka NA.
Pada saat bersamaan, petugas patroli dari Polsek Kalasan tengah melintas dan melihat duel itu. Petugas langsung mengamankan pelaku.
“Kita masih mendalami kasus ini, termasuk memburu pelaku yang kabur,” tandasnya.
Menurut Aiptu Asmoro, dari hasil penyelidikan, kedua pelaku ini sebelumnya juga pernah melakukan aksi penjambretan di wilayah Kalasan. Hal tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat yang melihat aksi pelaku.
“Ada yang melihat kedua pelaku menjambret di lokasi lain. Ciri-ciri motornya sama, orangnya juga sama. Tapi mereka belum mengakuinya,” ujar dia.

Aiptu Asmoro pun meminta pelaku yang kabur untuk segera menyerahkan diri ke polisi, karena identitas sudah diketahui. “Kami sudah kantongi identitas pelaku, dan sebaiknya segera menyerahkan diri,” katanya.
Sementara itu kepada polisi, NA mengaku nekat melakukan penjambretan karena takut selalu diancam oleh temannya yang kabur. Ia berdalih kalau tidak mau menuruti permintaanya, akan dipukul. “Saya takut, karena selalu diancam kalau tidak menuruti permintaannya,” akunya.
Akibat perbuatannya itu, kini pelaku harus mendekam di sel tahanan polsek Kalasan. Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara.  (Shn)

 

Read previous post:
PSS Siapkan Formasi Baru

  SLEMAN (MERAPI) - Usai beruji coba dengan Tim Nasional (Timnas) U-19 yang berakhir dengan kemenangan dua gol tanpa balas,

Close