BEBERAPA MACAM FUNGSI GAMELAN (1) – Dimanfaatkan untuk Dakwah Agama

MERAPI-JB SANTOSO Eksistensi gamelan makin mendunia sebagai warisan budaya.
MERAPI-JB SANTOSO
Eksistensi gamelan makin mendunia sebagai warisan budaya.

Dalam kehidupan sehari-hari, gamelan berfungsi sebagai ansambel pengiring seni tari, upacara adat dan pagelaran seni lain. Juga digunakan untuk mengiringi beberapa macam pertunjukan wayang, seperti wayang kulit, wayang orang, wayang beber, wayang klithik dan lain sebagainya..

BANYAK budayawan berpendapat bahwa Jawa Tengah, termasuk di dalamnya Keraton Yogyakarta dan Surakarta, merupakan episentrum kebudayaan di Pulau Jawa. Salah satu alat berkesenian yang paling menonjol adalah gamelan. Tetabuhan ini sudah ada sejak belasan abad lalu di Jawa. Menjadi alat berkesenian penganut Hindu-Budhha. Bahkan alat musik gamelan terpahat sebagai relief di Candi Borobudur, sebuah candi Buddha yang dibangun pada abad kedelapan.

Alat musik yang terpahat itu semisal suling bambu, lonceng, kendhang dalam berbagai ukuran, kecapi, alat musik berdawai yang digesek dan dipetik. Namun, sedikit ditemukan elemen alat musik logamnya. Bagaimanapun, relief tentang alat musik tersebut dikatakan sebagai asal mula gamelan.

Dalam perjalanan sejarahnya, gamelan dimanfaatkan oleh para wali, terutama oleh Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga sebagai alat untuk dakwah agama Islam. Gamelan Sekaten, misalnya, ditabuh dengan tujuan untuk mengumpulkan umat agar mau mendengarkan dakwah yang diberikan para wali.

Gamelan kini dapat dibilang telah mendunia. Tak sedikit bangsa asing mempelajari alat yang rumit namun dapat menghasilkan alunan suara gendhing yang indah menawan. Para pemerhati gamelan dari manca negara itu bahkan jauh lebih tekun dan serius dibanding masyarakat Indonesia yang memilikinya.

Karena memang merupakan karya seni yang langka di dunia, oleh Unesco gamelan dinobatkan sebagai warisan budaya dunia. Gamelan sendiri sebenarnya memiliki beberapa jenis berdasarkan tempat alat musik tradisional ini dikembangkan.

Misal gamelan dalam adat Jawa dinamai gamelan Jawa. Di zaman dulu, para empu gamelan ada di Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Untuk masyarakat Bali dikenal dengan sebutan gamelan Bali. Sementara gamelan dalam adat sunda disebut gamelan Sunda. Komponen utama alat musik gamelan adalah bambu, logam, dan kayu. Masing-masing alat memiliki fungsi tersendiri dalam pagelaran musik gamelan. (JB Santoso)

 

Read previous post:
29 Perlintasan Liar Kereta Api Ditutup

WATES (MERAPI) - PT KAI Daop VI Yogyakarta terus mengurangi jumlah perlintasan tanpa palang pintu terutama menjelang arus mudik dan

Close