PSS UJI COBA LAWAN TIMNAS U-19 – Seto Enggan Main Aman

 

SLEMAN (MERAPI) – PSS Sleman tidak akan mengurangi kekuatan saat menjamu Tim Nasional (Timnas) U-19 dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo malam nanti. Dave Mustaine, Rifai Lastori, Tambun Naibaho, Hisyam Tolle, dan penggawa utama Laskar Sembada lainnya bakal diturunkan Seto Nurdiyantoro. Meski Samsul Chaeruddin dan I Mada Wirahadi absen, Seto masih berpeluang menurunkan Cristian Gonzales andai manajemen memberi lampu hijau.

 

“Tentu tidak akan main-main karena pertandingan ini sangat menarik. Kami mau menang dan akan main terbuka meladeni Timnas, tapi lihat dulu sejauh mana anak-anak di lapangan nanti menunjukkan perkembangan dari hasil latihan di bulan Ramadan. Tadi saya tanya apakah sudah siap mereka bilang siap meladeni Timnas, tidak setengah-setengah,” tegas Seto Jumat (1/6) petang.

 

Pelatih yang tengah mengambil kursus kepelatihan A AFC ini juga tidak takut timnya kebobolan oleh kecepatan Egy Maulana Vikri dkk kalau main terbuka. Instruksi Seto jelas, agresif dalam menyerang. Skema 4-3-3 pun jadi satu-satunya pilihan karena terbatasnya striker murni dalam skuad.

 

“Kalau kebobolan malah bagus jadi tahu kan lemahnya di mana dan menghadapi pola yang seperti apa. Latihan sepekan ini memang kami menginginkan para pemain agresif dalam membangun serangan dan tidak menyiakan peluang sekecil apapun. Karena kalau agresif peluangnya pasti banyak,” sambungnya.

 

Tidak hanya tim utama yang disiapkan meladeni skuad besutan Indra Sjafri. Penghuni bangku cadangan seperti Wahyu Sukarta, Akbar Zakaria, Syahrul Kurniawan, Slamet Budiono, dan Thaufan Hidayat bersiap. Kalau diturunkan Seto berharap para pemain ini bisa menyamai level permainan penggawa utama.

 

“Target selain menang dalam pertandingan besok adalah pemain cadangan bisa main dan tampil baik. Besok pemain saya bebaskan dalam formasi. Bermain terbuka karena ini bukan kompetisi, dan berbeda bila di kompetisi karena ada hal-hal yang harus kita perhatikan,” sambung Seto.

 

Ega Rizky bakal mengisi pos penjaga gawang usai kembali dari cuti menikah. Hisyam Tolle masih mengapteni tim dan bakal ditandemkan dengan Yudi Khoerudin yang dalam dua pertandingan duduk di bangku cadangan. Bagus Nirwanto bakal berduel dengan Egy Maulana Vikri yang bakal beroperasi dari sayap kiri. Kecepatan Yericho sebagai bek kiri juga berguna untuk menahan laju para pemain Timnas dari sisi sayap. Arie Sandy diposisikan sebagai gelandang bertahan yang bisa sewaktu-waktu menjadi bek tengah dengan 5-4-1 ketika bertahan.

 

Kemudian di lini depan Tambun Naibaho, Rifai Lastori, dan Rangga Muslim bakal coba mengobrak-abrik pertahanan Timnas yang kebobolan tiga gol saat meladeni Persis.

 

“Pertandingan ini sebagai media belajar kedua tim. Kami akan belajar juga dari Timnas U-19 dan mungkin sebaliknya. Saya sendiri berharap pertandingannya akan seru dan ketat karena kami akan bermain serius sesuai instruksi pelatih,” kata Hisyam Tolle.

 

Sementara itu pihak Timnas U-19 juga tak mau main-main. Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri sudah mengultimatum bahwa laga melawan PSS bakal jadi penentian bagi para pemain lolos atau tidak ke pemusatan latihan tahap ke-2. Indra berharap para pemain bisa termotivasi di lapangan dengan adanya informasi ini.

 

“Saya sudah sampaikan ke anak-anak bahwa setelah dua kali uji coba baru ada keputusan siapa yang dicoret. PSS bakal jadi penentuan siapa yang lolos ke tahap berikutnya. Saya harap mereka serius dalam pertandingan ini,” kata Indra. (Des)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Urus Administrasi Tak Perlu Fotokopi KTP

UMBUlHARJO (MERAPI) - Masyarakat nantinya tidak memerlukan fotokopi KTP elektronik (e-KTP) dalam pengurusan administrasi dan pelayanan publik di Pemkot Yogyakarta.

Close