Sebelum Dibunuh, Jumiyati Dikuntit 2 Pria Misterius

BANTUL (MERAPI)-Dua orang pria misterius diketahui membuntuti seorang janda muda, Ny Jumiyati (33) warga Depok RT 03 Desa Gilangharjo Kecamatan Pandak, Bantul beberapa jam sebelum dia ditemukan terbunuh, Rabu (30/5) lalu. Namun sejauh ini belum bisa dipastikan apakah mereka pelaku pembunuhan korban atau bukan.
Kepala Dukuh Depok, Suratijo kepada wartawan, Jumat (1/6) mengaku mendapat sejumlah kabar dari tetangga sekitar. Di mana pada Selasa (30/5) malam atau beberapa jam sebelum korban ditemukan tewas, warganya sempat berpapasan dengan korban di Jalan Parangtritis. Saat itu korban melaju sendiri menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy dari arah utara bersama dua orang laki-laki yang mengendarai dua sepeda motor di belakang korban. Selain itu, pihaknya juga mendapatkan kabar bahwa warga di sekitar lokasi penemuan jasad Jumiyati sempat melihat ada dua orang laki-laki dan perempuan yang cekcok. Salah satunya mengendarai sepeda motor yang mirip dengan milik korban.

“Tapi ini saya hanya dengar dari warga, tidak tahu kebenarannya,” ujarnya.
Sementara hingga kemarin, sebanyak delapan orang saksi sudah dimintai keterangan oleh polisi. “Kami sebatas masih memeriksa saksi, belum mengarah ke identitas pelaku. Dari hasil pemerikaan lanjutan, sepeda motor korban, yakni Honda Scoopy juga diketahui raib,” kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rudy Prabowo kepada wartawan, Jumat (1/6).
Seperti diberitakan, jasad seorang janda muda, Ny Jumiyati (33) warga Dusun Depok RT 03 Desa Gilangharjo, Pandak, Bantul ditemukan dalam kondisi mengenaskan di bulak persawahan Dusun Cepoko, Trirenggo, Bantul, Rabu (30/5) pagi. Saat ditemukan, korban mengalami luka sangat parah di bagian muka dan luka sobek di belakang telinga. Kuat dugaan, korban tewas karena dibunuh.

Saat pertama kali ditemukan, tak ada identitas di tubuh korban. Bahkan wajahnya sulit dikenali karena luka parah yang diduga disebabkan oleh hantaman balok kayu. Di lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa perhiasan kalung emas, cincin emas dan jam tangan warna perak milik korban serta potongan balok kayu yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban. (C1)

Read previous post:
BINGUNG TAK PUNYA UANG- Jualan Pil Koplo, Tamatan SMK Diadili

  BANTUL (MERAPI) - Seorang tamatan SMK, RR (19) warga Sarang Kuwon Bambanglipuro Bantul diseret ke sidang Pengadilan Negeri (PN)

Close