PELAKU BERHARAP RUJUK DENGAN MENTAN PACAR-Patah Hati, Mahasiswa Curi Motor

YOGYA (MERAPI)- Gara-gara sakit hati cintanya diputus sepihak, Ds (22) mahasiswa asal Jakarta nekat mencuri motor milik mantan kekasihnya, Rahma (28) mahasiswi asal Pemalang. Pelaku berharap, setelah kejadian itu korban menemuinya untuk minta maaf dan kembali merajut cinta. Namun nyatanya, korban justru lapor polisi hingga pelaku ditangkap.
Kapolsek Wirobrajan Kompol Sugiyanta kepada wartawan, Selasa (29/5) mengatakan, kejadian tersebut bermula saat pelaku cekcok dengan korban di sekitaran Jalan Piere Kapten Tendean, Wirobrajan Yogya pada bulan Januari silam. Penyebabnya, korban meminta hubungan mereka berakhir, namun pelaku tak menyetujuinya. Setelah peristiwa tersebut, hubungan keduanya putus. Keduanya pergi sendiri-sendiri dari lokasi bertengkar. Korban menuju kos temannya. Sedangkan pelaku menuju kos korban sambil berharap bisa menyelesaikan masalah baik-baik.
“Sampai kos korban, pelaku kesal karena tidak dibukakan pintu. Padahal korban tidak di kos,” kata kapolsek.

Pada saat bersamaan, motor korban berada di depan kamar. Kemudian muncul niat pelaku untuk membawa kabur motor korban. Pelaku berharap, korban akan menemuinya setelah kejadian itu dan minta maaf lalu kembali pacaran.
Tak lama kemudian, korban pulang ke kos. Korban mendapati motornya sudah tidak ada di tempat semula. Kemudian korban melapor ke Polsek Wirobrajan Yogya.
Panit I Reskrim Polsek Wirobrajan Ipda Wibowo WTD SH menambahkan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi serta korban usai kejadian itu. Dari penyelidikan yang dilakukan, kecurigaan mengarah pada pacar korban. Sejumlah anak kos yang mengenali pelaku mengaku melihat dia mengambil motor korban.
“Setelah kami selidiki, pelaku memang mencuri motor korban,” imbuhnya. Namun saat itu polisi tak langsung bisa mengamankan pelaku. Baru akhir pekan lalu, saat polisi menyambangi kos pelaku, motor korban berada di sana.

Pelaku pun langsung diamankan bersama barang buktinya. Kepada penyidik, pelaku mengaku nekat mencuri motor korban karena sakit hati. “Sebelumnya pelaku memang sering meminjam motor korban. Diduga ia menduplikatkan kunci lalu digunakan untuk mencuri,” ujar Wibowo.
Hingga kemarin, polisi masih memeriksa intensif pelaku. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat). Dengan ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara.  (Riz)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PERSIAPAN ‘ANGPAO’ LEBARAN – Warga Ramai-ramai Tukar Uang Baru

SEJUMLAH warga terlihat berbaris antre di depan mini bus di halaman parkir Balaikota Yogyakarta Senin (28/5). Mereka bergantian masuk ke

Close