AKTUVITAS GUNUNG MERAPI TERUS MENINGKAT-Kera Ekor Panjang Mulai Turun Gunung

MERAPI-ATIK WIDYASTUTI Kera ekor panjang yang turun sampai kantor Balai TNGM yang berjarak 8 kilometer dari puncak Merapi
MERAPI-ATIK WIDYASTUTI
Kera ekor panjang yang turun sampai kantor Balai TNGM yang berjarak 8 kilometer dari puncak Merapi

YOGYA (MERAPI)- Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi ke level waspada membuat beberapa monyet ekor panjang turun dari Gunung Merapi diduga karena habitatnya sudah tak nyaman lagi. Beberapa monyet ekor panjang terlihat di Kantor Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) di Hargobinangun, Pakem, Sleman, Kamis (24/5).
Kera tersebut terpantau di Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang berada di Jalan Kaliurang Km 22,6 Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem atau 8 kilometer dari puncak Merapi. Ada tiga ekor kera jantan yang terpantau oleh petugas Balai TNGM sekitar pukul 10.00 WIB kemarin siang.
Selang 40 menit kemudian, seekor kera kembali muncul dari atas Pohon Kweni. Lalu turun di pagar balai dan mendekat ke arah tanaman lain dan makan. “Jangan diganggu. Biarkan kera-nya makan terlebih dahulu. Bisa jadi karena lapar,” kata Kepala Balai TNGM, Ammy Nurwati, Kamis (24/5).

Setelah makan Biji Turi, kera itu turun ke arah parkiran kendaraan dan pergi dengan sendirinya. Ammy mengatakan, selain karena mulai tidak nyaman dengan kondisi gunung, kera-kera tersebut diperkirakan turun untuk mencarin makanan. Karena objek wisata Tlogo Muncar serta Tlogo Nirmolo sudah dinyatakan tertutup bagi wisatawan. “Itu buah Pepayanya terlihat ada bekas gigitan,” ujarnya.
Di sekitar objek wisata Kaliurang tepatnya di Tlogo Putri memang sering tampak segerombol kera. Mereka biasa mendapatkan makanan dari wisatawan. “Mungkin karena tidak ada yang memberi makan, jadinya turun,” ungkap Ammy.

Sebelumnya dari Balai TNGM juga sudah mengeluarkan surat edaran berupa imbauan kepada masyarakat agar bisa bersikap bijak jika mengetahui ada pergerakan satwa. Jika masyarakat melihat ada satwa yang melintas cukup dihalau atau dibiarkan saja. Dan hingga Rabu (23/5) lalu, belum terpantau adanya migrasi satwa, meski Gunung Merapi sudah berulangkali meletus freatik. Jenis mamalia yang berada di lereng Merapi kemungkinan adalah Macan, Kijang, Babi Hutan. Kemudian Kera ekor panjang dan Lutung. Untuk burung, yang dilindungi adalah Elang yang berada di sisi selatan, timur, tenggara dan barat. (Awh/Shn)

Read previous post:
Dinkes Bantul Temukan Makanan Tak Layak

BANTUL (MERAPI) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dalam pengawasan pangan di toko wilayah Banguntapan menemukan puluhan produk makanan dan minuman

Close