MOTOR BARU DIBAWA KABUR-Kecanduan Judi Online, Residivis Galapkan Motor Teman

MERAPI-SAMENTO SIHONO Tersangka penggelapan motor, RI digelandang ke Mapolsek Depok Barat.
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Tersangka penggelapan motor, RI digelandang ke Mapolsek Depok Barat.

DEPOK (MERAPI)-  Gara-gara ketagihan bermain judi online, RI (23) warga Kadisoko Kasihan Bantul nekat menggadaikan motor temanya sendiri, Honda Vario milik Randy Amalgamico (23) warga Caturtunggal Depok Sleman. Uang hasil menggadaikan motor senilai Rp 1,850 juta habis digunakan untuk main judi online. Pelaku akhirnya berhasil dibekuk dan ditahan di Mapolsek Depok Barat.
“Tersangka dan korban sebenarnya saling kenal, karena sudah berteman sejak lama,” ujar Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto kepada wartawan, Rabu (23/5).
Menurut Sukirin, peristiwa penggelapan itu bermula saat tersangka berkunjung ke rumah korban belum lama ini. Setelah berbincang-bincang, tersangka lantas meminjam motor korban dengan dalih ingin berkunjung ke rumah saudaranya di daerah Papringan, Depok, Sleman.
Tanpa menaruh curiga, korban lantas memberikan sepeda motor yang baru dibelinya itu kepada tersangka. Tapi setelah beberapa saat, motor tak kunjung dikembalikan, korban yang curiga mengecek alamat tersangka. Namun ternyata alamat itu hanya fiktif, di mana tersangka tak tinggal di tempat itu.

“Korban mengecek alamat tersangka, namun tidak ditemukan. Korban kemudian melapor ke polisi,” kata Sukirin.
Mendapat laporan itu petugas langsung melakukan penyelidikan berbekal informasi dari korban. Hasilnya tak butuh waktu lama petugas berhasil mengidentifikasi tersangka. Setelah dilacak beberapa hari, tersangka diketahui berada di sebuah warnet di kawasan Umbulharjo Yogyakarta saat tengah asik bermain judi online akhir pekan lalu.
“Kita tangkap pelaku saat bermain judi online di warnet. Dari hasil keterangan pelaku, motor itu digadaikan ke tukang burjo tak jauh dari lokasi tempat judi,” tandasnya.

Panit Reskrim Polsek Depok Barat Aiptu Fernando DJ menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka merupakan residivis. Bahkan pada awal tahun 2018 tersangka baru keluar penjara akbat terlibat kasus pencurian di wilayah Sleman.
“Tersangka sudah dua kali masuk penjara, pertama tahun 2016, ini yang ketiga kalinya,” kata Nando. Dia mengaku uang hasil menggelapkan motor korban digunakan untuk main judi game online.
Akibat perbuatannya, kini tersangka harus mendekam di sel tahanan Polsek Depok Barat. Tersangka dijerat dengan pasal 378 atau 372 KHUP tentang penggelapan atau penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara. (Shn)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
LATIHAN PERTAMA BULAN RAMADAN – Kondisi Pemain PSS Bagus

  SLEMAN (MERAPI) - PSS Sleman menggelar program latihan perdana Bulan Ramadan di Stadion Tridadi Sleman Rabu (23/5) sore kemarin.

Close