PELATNAS TIMNAS U-19 – Pemain Komplet, Egy Maulana Masih Jetlag

 

SLEMAN (MERAPI) – Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) U-19, Indra Sjafri, lega setelah para pemainnya komplet. Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani sudah datang ke DIY guna mengikuti pemusatan latihan sejak Selasa (22/5). Indra pun mengaku sudah bisa fokus dalam menggeber latihan taktik maupun melakukan pendekatan psikologis dengan sudah berkumpulnya seluruh pemain saat ini.

 

“Lega rasanya karena seluruh pemain sudah berkumpul. Soalnya kami tidak TC jangka panjang, pendek saja. Kami bersyukur juga karena sebagian besar para pemain ini sudah merasakan kompetisi sehingga keuntungan bagi kami tidak perlu latihan panjang. Beda seperti zaman Evan Dimas dulu,” kata Indra Sjafri, Selasa (22/5).

 

Namun, Egy Maulana belum fit untuk mengikuti program latihan di Lapangan UNY, kemarin. Pemain klub Polandia Lechia Gdansk itu masih jetlag setelah menempuh perjalanan panjang dalam waktu 20 jam. Pemain yang akrab dikenal dengan ‘Messi Kelok Sembilan’ itu mengakui jika kondisinya belum maksimal.

 

“Masih kerasa pusing karena hampir 20 jam perjalanan. Lalu perubahan cuaca juga jauh (berbeda besar) jadi harus adaptasi lagi,” keluh Egy.

 

Indra Sjafri sendiri tetap memberikan porsi latihan intensitas tinggi meski memasuki Ramadan. Para pemain menurut Indra tidak masalah dengan program yang ia berikan selama pemusatan latihan. Egy membenarkan Indra. Ia juga sudah terbiasa dengan latihan berat selama Ramadan.

 

“Tahun 2017 lalu puasa di Prancis sambil latihan berat. Puasanya 19 jam. Kuncinya harus disiplin mengatur waktu istirahat dan suplemen seperti vitamin,” sambung Egy.

 

Indra memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) mulai 19 hingga 27 Mei mendatang. Pemusatan latihan digelar guna menghadapi turnamen Piala AFF U-19 pada 1-14 Juli dan Piala AFC U-19 pada 18 Oktober hingga 4 November. Indonesia pun menjadi tuan rumah dua ajang tersebut. (Des)

Read previous post:
Hasto Ajak Warga Ciptakan Suasana Damai

KALIBAWANG (MERAPI) - Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo angkat bicara terkait adanya teror bom di sejumlah wilayah di Indonesia. Hasto meminta

Close