PERTAHANAN DIHARAP LEBIH RAPI – PSIM Latih Eksekusi Bola Mati

 

YOGYA (MERAPI) – Memanfaatkan jeda kompetisi Liga 2 pada bulan puasa, tim pelatih PSIM Yogya memberikan menu latihan eksekusi bola-bola mati. Hal tersebut diharapkan bisa dimaksimalkan pemain ketika melakoni laga-laga selanjutnya setelah libur lebaran mendatang demi bersaing pada kompetisi Liga 2.

 

Menurut Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak, eksekusi bola mati menjadi salah satu program latihan agar para pemain bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak gol. Salah satu gol saat lawan Persiba Balikpapan pada laga pekan ke-5 lalu berasal dari eksekusi tendangan bebas Hendri Satriadi. Bona berharap hal tersebut bisa kembali diperagakan pemain PSIM lainnya pada laga selanjutnya.

 

“Eksekusi bola mati jadi salah satu program kami. Ketika permainan kerap buntu karena serangan tak kunjung membuahkan gol, melalui bola mati menjadi peluang bagi kami untuk mencetak gol. Saat lawan Persiba kemarin Hendri mampu mencetak gol dari bola mati. Kami harap itu bisa berlanjut di laga selanjutnya,” ujar Bona, kemarin.

 

Tak hanya memanfaatkan eksekusi bola mati untuk mencetak gol, skuad Laskar Mataram perlu memperhatikan ancaman dari bola mati. “Beberapa gol yang terjadi ke gawang kami memang dari bola mati. Ini memang jadi perhatian kami. Saat lawan Persegres Gresik United kami dua kali kecolongan dari bola mati. Sudah ada perbaikan saat lawan Persiba, pemain sudah fokus ketika ada bola mati,” beber mantan pemain PSS Sleman itu.

 

Meski demikian, Bona masih berusaha agar Hendika Arga Peraman dan kawan-kawan bisa tampil lebih rapi baik ketika menyerang maupun bertahan. “Serangan anak-anak semakin hari semakin bagus. Saya melihat ada progres yang baik. Namun lini pertahanan juga tak boleh dilupakan. Kami harap lini belakang ini bisa lebih disiplin sehingga mampu tampil rapi ketika menghalau serangan lawan,” paparnya.

 

Tak hanya itu, Bona masih menyoroti sejumlah peluang yang gagal dimanfaatkan barisan depan PSIM. Dari dua kemenangan yang didapat, PSIM hanya mampu unggul dengan selisih satu gol. Padahal pada dua laga terakhir, baik lawan Persegres maupun Persiba, banyak peluang emas yang didapat pemain PSIM yang seharusnya membuahkan gol.

 

“Finishing masih terus kami asah. Mumpung saat ini libur kompetisi, kami latih agar pemain terbiasa di pertandingan resmi. Di sela latihan kami adakan ujicoba. Dari situ akan kami lihat penerapan hasil latihan para pemain. Puasa tak boleh jadi alasan pemain untuk menurunkan performa. Justru harusnya bisa dimanfaatkan agar bisa tampil lebih baik lagi,” katanya.

 

Sementara itu, Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto berharap agar kondisi fisik para pemain selama bulan puasa tetap terjaga. Hal tersebut demi menjaga konsistensi permainan PSIM ketika melakoni laga melawan Martapura FC seusai lebaran mendatang.

 

“Program latihan fisik dari tim pelatih tetap jalan di bulan puasa. Memang ini sengaja diberikan agar pemain tak boleh menyepelekan kondisi fisik. Apalagi intensitas latihan kan sudah dikurangi sehingga kebugaran tetap harus diperhatikan. Bahkan ada program fitnes di <I>gym<P> maupun fisik di lapangan,” ungkapnya. (Oro)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
PSS Latihan Perdana Ramadan Hari Ini

  SLEMAN (MERAPI) - Para pemain PSS Sleman akan kembali menggelar latihan setelah diliburkan selama satu pekan. Tim Pelatih Laskar

Close