Ciu Disembunyikan di Bawah Tumpukan Jerami

 

Kapolsek Banguntapan Bantul Kompol Suhadi SH MH (kiri) menunjukkan ciu yang disita.(Merapi- Sukro Riyadi).
Kapolsek Banguntapan Bantul Kompol Suhadi SH MH (kiri) menunjukkan ciu yang disita.(Merapi- Sukro Riyadi).

BANTUL (MERAPI) – Petugas Polsek Banguntapan Bantul menggerebek rumah milik Pr (37) di

Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan Bantul. Dalam operasi dengan sasaran penyakit masyarakat

(pekat) itu polisi menyita sejumlah barang bukti minuman keras (miras) jenis ciu. Hingga kini

kasus tersebut masih didalami petugas lantaran tersangka Pr menjalankan usaha jual beli ciu

sejak beberapa waktu lalu.

 

Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Kanit Reskrim Polsek Banguntapan Iptu Ryan

Permana Putra SIK MH, Selasa (22/5) mengatakan, sebelum melakukan penyisiran di daerah

Baturetno Banguntapan Bantul, Polsek Banguntapan mendapat aduan masyarakat tentang peredaran

miras jenis ciu. Polsek Banguntapan kemudian menerjunkan tim khusus untuk melacak asal miras

tersebut.

 

Setelah memintai keterangan sejumlah saksi di sekitar Banguntapan dan Baturetno,

polisi mulai curiga jika miras tersebut diedarkan oleh Pr warga Baturetno. Setelah yakin Pr

sebagai penjual ciu, petugas langsung melakukan penggeledahan di rumah tersebut.
“Kami geledah seisi rumah, tetapi tidak ada barang bukti ditemukan. Ternyata ciu disembunyikan

di bawah tumpukan jerami dan bambu di luar rumah,” ujar Suhadi.

 

Polisi juga memeriksa satu persatu benda di rumah itu. Benar saja, polisi kembali menemukan

ciu yang disembunyikan dibawah helm. Sementara Pr kepada petugas mengatakan, ciu tersebut

dibeli di Sukoharjo dengan harga Rp 250 ribu untuk 25 liter.

“Ciu tersebut oleh Pr diedarkan ke konsumen Rp 13 ribu per setengah liter,” jelas Suhadi. Polsek Banguntapan sejak awal punya komitmen untuk menumpas habis para pengedar miras. Oleh karena itu, pihaknya sangat berharap dukungan semua pihak untuk ikut memantau lingkungan sekitar. Jika terdapat hal hal mencurigakan segera saja melapor ke Polsek Banguntapan. (Roy)

 

Read previous post:
Pabrik Terbakar, Rugi Puluhan Juta

Ilustrasi kebakaran SALATIGA (MERAPI)- Pabrik briket CV Green Central Borneo terletak di Dukuh Ploso Kembang, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota

Close