Coba Bunuh Mantan Pacar, 2 Terdakwa Disidang

 

Kedua terdakwa saat mendengarkan pembacaan dakwaan di muka persidangan.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Kedua terdakwa saat mendengarkan pembacaan dakwaan di muka persidangan.(MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Terdakwa pelaku percobaan pembunuhan, AAS (20) dan temannya YS (20) keduanya warga Klaten Jawa Tengah kembali diseret ke persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (22/5). Terdakwa AAS mengajak YS untuk membunuh mantan pacarnya atau saksi korban Septiana Kholifah yang diketahui hamil dengan dirinya sewaktu masih pacaran.

Dalam dakwaan jaksa Afif Panjiwilogo SH di hadapan majelis hakim yang diketuai Laily Fitria Titin Anugerahwati SH disebutkan, sebelumnya terdakwa AAS merupakan adik kelas saksi korban Septiana Kholifah kemudian pacaran dan sempat melakukan hubungan badan sebanyak 2 kali.
Tetapi dalam perjalanan hubungan asmara tersebut putus di tengah jalan dan saksi korban mendapat pacar baru. Tetapi beberapa bulan saksi korban telat datang bulan dan saat dites ternyata positif hamil.

Setelah itu saksi korban menghubungi terdakwa AAS dan minta pertanggungjawaban meski sudah putus. Dengan permintaan itu terdakwa meminta saksi korban menggugurkan kandungannya tetapi tak dilakukan karena takut.

Kemudian pada Minggu 28 Januari 2018 pukul 17.00 terdakwa AAS main ke rumah terdakwa YR merencanakan melakukan pembunuhan dengan membuang saksi korban ke sungai.
Terdakwa lalu menelepon saksi korban dan akan dijemput dan menuju Yogyakarta. Saat itu kedua terdakwa berboncengan dan saksi korban mengendarai motor sendiri sempat makan di angkringan di Alun-alun Utara.

Setelah menunggu sampai larut malam ketiganya menuju arah Kretek Bantul. Sesampai di jembatan Kretek kedua terdakwa bersama saksi korban jalan-jalan di sekitar jembatan dan tidur di warung serabi karena hujan.

Selanjutnya sekitar pukul 02.00 mereka kembali ke jembatan dan sempat berbincang-bincang. Kedua terdakwa lalu menarik saksi korban dan membuang ke sungai Opak dari atas jembatan. Karena saksi korban memakai helm tak membuatnya tenggelam dan berhasil berpegangan bambu yang tersangkut di bawah jembatan.

Motor milik saksi korban juga dibuang terdakwa YS di sungai utara jembatan Kretek. Setelah itu keduanya pulang ke Klaten. Pada pagi harinya saksi korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Kretek.

Perbuatan kedua terdakwa dijerat dengan pasal 340 KUHP jo pasal 55 ayat 1 KUHP jo pasal 53 ayat 1 KUHP serta subsider pasal 365 ayat 1 KUHP jo pasal 55 ayat 1 KUHP. <B>(C-5)<P>

 

Read previous post:
MERAPI- TRI DARMIYATI Kondisi Gunung Merapi saat terekam mengalami erupsi freatik pada pukul 09.38 WIB, Senin (21/5).
MERAPI KEMBALI MELETUS FREATIK-Suhu Naik 200 Derajat Celcius dalam 4 Menit

UMBULHARJO (MERAPI)- Gunung Merapi kembali mengalami erupsi freatik. Kali ini tiga kali dalam sehari dengan menghembuskan gas seperti asap pada

Close