PUASA TETAP GENJOT FISIK – PSIM Buka Peluang Ujicoba Tim Selevel

 

YOGYA (MERAPI) – Libur kompetisi Liga 2 musim 2018 pada bulan puasa, coba dimanfaatkan PSIM Yogya untuk menggelar laga ujicoba. Selain sederet ujicoba dengan tim lokal di DIY, skuad Laskar Mataram membuka peluang untuk mengajak ujicoba dengan tim selevel.

 

Menurut Manajer PSIM, Erwan Hendarwanto, ada kemungkinan untuk mengadakan laga ujicoba menghadapi tim selevel. “Memang di bulan puasa kami tetap melakoni pertandingan meski itu hanya sifatnya ujicoba. Saat ini beberapa tim lokal sudah kami data untuk ujicoba. Namun jika memang memungkinkan ada laga ujicoba dengan tim selevel, itu jadi tawaran menarik,” katanya kepada Merapi di Yogya, Minggu (20/5).

 

Ditambahkan Erwan, laga ujicoba dengan sesama tim yang berlaga di Liga 2, tentunya yang berbeda grup dengan PSIM. “Ya kalau ujicoba dengan tim Liga 2, tentunya yang di wilayah Barat. Kalau satu grup tentu itu membuka rahasia permainan sendiri. Begitu pula dengan tim yang akan dihadapi. Kan masih ada beberapa tim Jawa Tengah di wilayah Barat yang masih memungkinkan untuk diajak ujicoba,” imbuhnya.

 

Melalui program ujicoba, diakui Erwan menjadi pengusir kejenuhan para pemain ketika menjalani latihan rutin. “Karena kompetisi libur, jadi setiap pekannya harus ada ujicoba untuk mengusir kejenuhan pemain. Kalau hanya latihan terus pemain pasti akan cepat bosan. Untuk itu, saat ini kami tengah membuat program agar latihan jalan tapi pemain tidak bosan,” akunya.

 

Kemungkinan untuk mengadakan ujicoba dengan tim selevel, disebutkan Erwan juga bisa menjadi sarana rotasi pemain. Beberapa pemain yang jarang diturunkan pada kompetisi, diberi kesempatan lewat ujicoba.

 

“Kalau untuk ujicoba tim selevel akan kami lihat kemungkinannya. Tapi yang jelas kalau untuk memberi kesempatan pemain bermain lebih banyak, pada ujicoba pasti diberi kesempatan bermain entah itu di laga yang mana,” tuturnya.

 

Dari lima pertandingan yang sudah dijalani PSIM, memang belum semua pemain diberikan kesempatan bermain secara penuh. Sejumlah pemain yang sering mengisi bangku cadangan seperti Tinton Suharto, Pratama Gilang, Candra Luckmana, Wawan Samma, Nanda Bagas, Ayub Antoh maupun duo kiper Ritonga dan Agung Santoso.

 

“Selama kompetisi, kami berusaha memberi kesempatan semua pemain tampil. Ini untuk melihat kemampuan secara teknis maupun mental. Dari perjalanannya, memang ada pertimbangan kami tidak memainkan satu atau dua pemain karena masalah mental. Tapi selain itu ada yang memang karena performa saat latihan tidak ada peningkatan sehingga kami mainkan yang relatif stabil,” ujar Erwan.

 

Meski demikian, Erwan tak menjamin beberapa pemain yang kerap mengisi skuad utama selalu jadi pilihan di setiap pertandingan. “Kami berusaha menjaga konsistensi permainan. Namun di laga-laga tertentu perlu adanya rotasi pemain. Seperti saat main di Biak, ada beberapa pemain inti yang sengaja kami cadangkan. Selain karena strategi, itu juga menjadi introspeksi bagi pemain agar jangan terlalu nyaman sehingga ketika latihan harus bisa menjaga penampilannya agar tetap berada di skuad utama,” paparnya. (Oro)

Read previous post:
Kabaye Gelar Buka Puasa Bersama di KR

JETIS (MERAPI) - Keluarga Agam Bukittinggi Yogyakarta (Kabeye) menggelar buka puasa bersama dan salat tarawih di Aula Kedaulatan Rakyat (KR),

Close