NASABAH BANK DIRAMPOK-Ban Dikempesi Perampok, Rp 50 Juta Amblas

YOGYA (MERAPI) –  Usai mengambil uang di bank, seorang nasabah bank, Heriyanto (48) warga Gamping, Sleman dirampok di dekat Pasar Kranggan, Jetis, Yogya, Selasa (15/5) petang. Akibat kejadian itu, uang Rp 50 juta yang dibawa korban amblas. Pelaku beraksi dengan mengempesi ban mobil korban, sebelum menggasak uang di dalam mobil saat korban lengah.
Hingga Rabu (16/5), kasus ini masih ditangani aparat Polsek Jetis Yogya.
Kanit Reskrim Polsek Jetis Iptu Muzaki kepada wartawan, kemarin mengatakan, awalnya pada Selasa siang, korban Heriyanto (48) warga Gamping Sleman bersama saksi Toniran (54) baru saja mengambil uang milik Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di dua bank berbeda di Kota Yogya. Uang senilai Rp 50 juta itu kemudian dimasukkan ke dalam tas cangklong warna hitam dan diletakkan di dalam mobil. Korban dan saksi pun bergegas meninggalkan bank.

“Usai mengambil uang, pelapor dan saksi bermaksud kembali ke kampus STPN,” kata Iptu Muzaki.
Sesampainya di sekitaran Tugu Yogya, ujar Muzaki, saksi diberi tahu oleh pengendara motor jika ban mobilnya kempes. Saksi lantas menepikan mobil di barat Pasar Kranggan. Lalu saksi turun dari mobil untuk mengecek ban mobilnya.
Saat dicek, ternyata ban mobil memang bocor. Korban dan saksi berinisiatif mengganti ban mobil. Namun, tas cangklong berisi uang tidak dibawa keluar dari mobil. Tas tetap berada di dalam mobil. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan pelaku untuk beraksi.
“Pada saat pelapor dan saksi keluar mobil, pelaku beraksi,” imbuh kanit reskrim.

Saat itu tiba-tiba, ujar dia, pintu mobil dibuka oleh pelaku dan tas berisi uang dibawa kabur. Korban yang melihat kejadian ini berusaha berteriak minta tolong. Namun pelaku terlebih dulu kabur naik motor. Korban dan saksi lantas melapor ke Polsek Jetis Yogya.
“Ban mobil bocor karena paku payung. Tapi asal paku payung dari mana, masih dalam penyelidikan. Apakah sengaja dipasangi pelaku atau murni bocor, kami belum dapat memastikan. Termasuk apakah korban dikuntit sejak dari bank atau tidak,” jelas Muzaki.
Kini, polisi masih mendalami kasus tersebut. Polisi masih mengumpulkan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadin. “Keterangan saksi dan rekaman CCTV masih kami periksa,” tandasnya. (Riz)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KENDALIKAN MENARA TELEKOMUNIKASI – Bantul Siapkan Aplikasi Sistel

Ilustrasi menara telekomunikasi BANTUL (MERAPI) - Sebuah aplikasi di internet bernama 'sistel' sebagai sistem informasi pengendalian menara telekomunikasi, kini tengah

Close