KALAHKAN MARTAPURA FC 1-0 – PSS Merangsek ke Peringkat 2

 

Pemain PSS, Tambun Naibaho (kiri) berebut bola dengan pemain Martapura FC, kemarin. (MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)
Pemain PSS, Tambun Naibaho (kiri) berebut bola dengan pemain Martapura FC, kemarin. (MERAPI-SWADESTA ARIA WASESA)

SLEMAN (MERAPI) – Kemenangan tipis 1-0 atas Martapura FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (16/5) sore membawa PSS Sleman ke peringkat dua klasemen sementara Grup Timur Liga 2. PSS kini mengumpulkan 10 poin dari lima pertandingan terpaut satu poin atas Madura FC di puncak klasemen sementara. Gol semata wayang PSS dicetak gelandang serang Ichsan Pratama menit 11 babak pertama.

 

Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiyantoro, mengaku lega dengan penampilan Hisyam Tolle sore kemarin. Ia juga puas dengan para pemain yang berjuang selama laga. Di awal babak pertama, permainan PSS tidak berkembang dan justru sering mendapat tekanan dari tim tamu. Beruntung tendangan Ichsan Pratama menit 11 berbelok arah setelah mengenai kaki pemain belakang Martapura FC yang berbuah gol. Skor 1-0 ini mengubah jalannya pertandingan. Para pemain PSS pun lebih percaya diri di 45 menit pertama. Mereka juga sempat mendapatkan tendangan penalti menit 39 namun Tambun Naibaho gagal mengeksekusinya.

 

“Saya lega dan puas atas permainan anak-anak tadi. Saya tidak memberikan arahan taktik khusus atau apapun, kemenangan ini sepenuhnya atas kerja keras para pemain. Tadi memang kita dapat penalti di babak pertama lalu dapat lagi di babak kedua, keduanya sayang tidak gol. Tapi tidak apa-apa karena saya paham benar bahwa tekanan pertandingan ini sangat berat,” beber Seto usai pertandingan di depan wartawan.

 

Penalti di babak kedua terjadi menit 64 setelah Rifal Lastori dijatuhkan di area terlarang. Gelandang Dave Mustaine yang ditunjuk menjadi algojo juga gagal setelah sepakannya juga menerpa mistar. Setelah itu kedua tim saling serang, namun hingga wasit menutup laga tak ada satu pun gol lagi tercipta.

 

“Sebenarnya saya sudah menunjuk tiga penendang untuk penalti sebelum pertandingan, ada Tambun, Dave, dan Hisyam Tolle. Saya serahkan pada pemain, siapa yang siap dia yang ambil. Setelah ini kita istirahat dulu karena puasa,” sambung Seto.

 

Sementara itu Pelatih Martapura FC, Hartono Ruslan sebaliknya. Ia mengatakan kekalahan timnya karena faktor non teknis. Ia mengaku pertandingan melawan PSS sebenarnya berlangsung baik, namun tercoreng karena banyaknya keputusan wasit yang tidak tepat. Hartono mencontohkan dua penalti yang diberikan wasit. Sejumlah ofisial Martapura FC pun sempat meneriaki hakim garis karena menilai beberapa keputusannya tidak tepat.

 

“Kalau mau sepakbola maju, ya wasitnya harus fair. Manusia bisa salah tapi jangan dibuat-buat. Padahal pertandingan tadi berlangsung baik,” keluhnya. <B>(Des)<P>

 

 

 

Read previous post:
TIMNAS U-19 TC DI YOGYA – Indra Sjafri Panggil 28 Pemain

  JAKARTA (MERAPI) - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) pada

Close