DUGAAN PENCEMARAN NAMA BAIK LEWAT FB- Ketua Apkomindo Desak Polisi Usut Tuntas

 

Ir Soegiharto Santoso alias Hoky. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Ir Soegiharto Santoso alias Hoky. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

YOGYA (MERAPI) – Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), Ir Soegiharto Santoso alias Hoky mendesak Polda DIY untuk menyelesaikan penanganan dugaan kasus pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter dirinya oleh 3 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Dari laporan yang telah kami lakukan, penyidik pada 14 Februari telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka. Untuk itu kami berharap kasus ini segera diselesaikan,” ujar Hoky kepada wartawan, Rabu (16/5).

Sebelum menetapkan tersangka, penyidik sudah memintai keterangan ahli bahasa, ahli ITE dan ahli pidana. Dalam pemeriksaan tersebut, perbuatan para tersangka telah memenuhi unsur tindak pidana ITE.

Disebut, pencemaran nama baik yang dilakukan berupa umpatan kata-kata ‘Kutu Kupret’ tak hanya di tulis di dinding facebook (FB) Hoky maupun FB Apkomindo. Tetapi menghina dengan kata-kata tersebut juga dilakukan salah satu tersangka di persidangan saat Hoky diajukan sebagai terdakwa penggunaan logo Apkomindo tanpa izin yang telah diputus bebas.

Sebelumnya tersangka tak hanya sekali melakukan umpatan meski telah ditegur dan diingatkan majelis hakim. Setelah itu Hoky mengetahui adanya kata-kata tersebut di dalam facebook yang dilakukan para tersangka secara berkesinambungan dan bersahutan.

“Awalnya kami tak mau melakukan laporan tetapi salah satu pelaku melakukan kriminalisasi dengan melapor terlebih dahulu ke Polres Bantul dengan tuduhan penganiayaan di lobi PN Bantul padahal hal itu tidak pernah terjadi. Sehingga saya lapor balik atas tuduhan pencemaran nama baik melalui facebook saat berada di Yogya,” tegas Hoky.

Sementara Kasubdit I Ekonomi Khusus Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Mohamad Qori Oktohandoko SH Dik yang dikonfirmasi belum memberikan jawaban atas penanganan kasus yang dilaporkan Hoky. (C-5)

 

Read previous post:
Bupati Minta ASN Tidak Malas Saat Ramadan

SUKOHARJO (MERAPI) - Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta tetap memberikan pelayanan penuh pada masyarakat selama puasa Ramadan. Hal itu dilakukan

Close