KORBAN ORANGTUA ARTIS IBUKOTA-Pasutri Dirampok, Mayat Dibuang di Laut

MERAPI-SAMENTO SIHONO Rumah korban perampokan diberi garis polisi
MERAPI-SAMENTO SIHONO
Rumah korban perampokan diberi garis polisi

GODEAN (MERAPI)-  pasangan suami istri Bambang Soekijanto (67) dan Sri Artiany (50) warga Rewulu Wetan, Sidokarto, Godean, Sleman ditemukan tak bernyawa di Pantai Mirit, Kebumen Rabu (9/5) lalu. Diduga keduanya diurampok di rumah kemudian dibunuh dan mayatnya dibuang di Kebumen. Mobil milik korban diketahui raib.
Hingga Jumat (11/5), kasus ini masih diusut polisi. Anak korban yang juga salah satu artis cantik ibukota, Citra Kharisma kepada wartawan, kemarin mengatakan, satu unit mobil Fortuner B 1883 BLP milik orangtuanya diduga dibawa pelaku. Selain itu perhiasan, surat-surat berharga dan kunci beberapa kendaraan juga raib.
Ditemui di kediamannya di Rewulu Wetan, Sidokarto, Godean, Sleman, Citra mengaku, terakhir berkomunikasi dengan ibunya pada Senin (7/5) lalu. Citra mengaku tak mempunyai firasat sebelum kedua orangtuanya ditemukan meninggal dengan jeratan di leher.

“Terakhir saya komunikasi dengan ibu hari Senin melalui video call melalui WhatsApp. Tapi ibu marah karena tidak bisa lihat cucunya karena handpone rusak. Saya domisilinya di Jakarta, jadi ibu harus video call untuk lihat anak saya,” katanya.
Pada Rabu (9/5), Citra mengaku dihubungi orang yang mengaku polisi dan menyampaikan jika ada musibah. Yakni orangtuanya ditemukan tak bernyawa di Pantai Mirit, Kebumen. Mendengar kabar itu, ia mengaku tak percaya dan mencoba menghubungi kerabatnya yang di Yogya.
Mendengar kabar tersebut suami Citra juga datang langsung ke Kebumen untuk memastikan informasi tersebut. Kuat dugaan, pelaku menyatroni rumah korban kemudian membawanya ke Kebumen. Meski ada beberapa barang yang hilang, namun rumah yang ditinggali kedua orangtuanya dalam keadaan bersih dan rapi.

Menurutnya tidak ada tanda-tanda perlawanan dari kedua orangtuanya saat kejadian. Pasalnya tidak ada kerusakan di rumah korban. Kendati demikian, enam kamera CCTV berikut recorder yang ada di rumah turut hilang dibawa pelaku.
“Tidak ada yang rusak tapi barang berharga seperti perhiasan, surat-surat berharga, kunci beberapa motor juga tidak ada,” jelasnya.
Atas kejadian itu Citra beserta keluarga langsung melaporkan kasus perampokan dan pembunuhan tersebut ke pihak kepolisian. Citra juga berharap, jika ada masyarakat yang melihat Fortuner silver yang diduga dibawa pelaku bisa melaporkan ke kepolisian.
“Kami menyerahkan semuanya ke kepolisian. Keluarga berharap kasus ini segera terungkap,” harapnya.
Sementara itu pembantu di rumah korban, Imam mengatakan, saat kejadian dia sedang tidak ada di rumah. Pasalnya Senin Imam yang baru bekerja selama enam bulan ini selalu dapat izin mudik ke rumahnya di Purworejo.
“Bapak baru pulang dari Touring Minggu siang. Saya bekerja di sini bersih-bersih, saya juga menjaga warung milik bapak,” katanya.

Kapolsek Godean Kompol Herry Suryanto mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, Selasa sore rumah korban didatangi orang. Namun pihaknya enggan berkomentar banyak dan masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu. Dia juga belum memastikan orang yang mendatangi korban itu perampok atau bukan.
“Hari ini (kemain,red) ada olah TKP lagi untuk mengetahui barang-barang apa saja yang hilang. Karena yang tahu tempatnya dari pihak keluarga,” pungkasnya. (Shn)

 

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Kasus Mako Brimob, DPR RI Salut Sukses Polri

PATI (MERAPI) – Anggota DPR RI, H Firman Soebagyo SE MH mengapresiasi strategi yang dilakukan Wakapolri Komjen Syafruddin, yang berhasil

Close