JELANG RAMADAN BUNGA TABUR LARIS – Harga Tembus Rp 200.000/Kg

MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H Penjual bunga tabur di Pasar Prambanan.
MERAPI-ATIEK WIDYASTUTI H
Penjual bunga tabur di Pasar Prambanan.

SEPEKAN menjelang datangnya bulan puasa, bunga tabur laris manis di pasaran. Hanya saja, harganya mulai melonjak. Sejak awal bulan ini, sudah mencapai Rp 200 ribu perkilogram.
Bahkan diprediksi akan semakin naik saat mendekati bulan puasa.

Dalam tradisi Jawa, setiap menjelang bulan puasa, sebagian warga melakukan adat sadranan atau nyekar di pemakaman dengan melakukan tabur bunga. Saat seperti ini harga bunga tabur biasanya tinggi.

Sejumlah pedagang bunga tabur mengatakan, akhir April kemarin harga bunga tabur sudah Rp 100 ribu perkilogram. Sempat turun antara Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu perkilogram. Lalu naik lagi setelah tanggal 20 berdasarkan perhitungan Jawa.

“Kalau tanggal 25 (10 Mei 2019) bisa diatas Rp 100 ribu. Tahun lalu saja sampai Rp 270 ribu perkilogram. Harga tersebut bertahan selama tiga hari sampai habis masa sadranan, yakni tanggal 27 (Jawa, red),” ujar salah satu pedagang bunga tabur di Pasar Prambanan, Sumiyati (44), Kamis (10/5).

Dalam beberapa hari terakhir, harga bunga mawar utuh Rp 100 ribu perkilogram dan Kenanga Rp 150 ribu perkilogram. Sedangkan yang campuran atau tidak utuh antara Rp 50 ribu hingga Rp 70 perkilogram.

Partini (39) pedagang lain mengatakan, pembeli mulai ramai sejak tanggal 20 Jawa atau Minggu (6/6) kemarin. Dan semakin ramai dalam 2-3 hari terakhir. Saat itu harganya sudah naik, lalu sempat turun. “Rata-rata sekali beli itu 1-2 kilogram. Tergantung trahnya banyak atau tidak,” katanya. (Awh)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Suasana pertandingan PSIM Yogya dan Persegres Gresik di Stadion Joko Samudro, Gresik, Kamis (10/5) sore.
LASKAR MATARAM BERJUANG KELUAR DARI DASAR KLASMEN-Gol Menit Akhir Menangkan PSIM

GRESIK (MERAPI)- Gol pemain pengganti Fachri Muslim pada masa tambahan waktu babak kedua, mengantarkan kemenangan perdana bagi PSIM Yogya dalam

Close