Layanan Pajak Elektronik di Yogya Bakal Diperluas

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti membayar PBB dalam Pekan Panutan Pembayaran PBB di Balaikota, Selasa (8/5). (MERAPI-TRI DARMIYATI) 
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti membayar PBB dalam Pekan Panutan Pembayaran PBB di Balaikota, Selasa (8/5). (MERAPI-TRI DARMIYATI)

UMBULHARJO (MERAPI) – Masyarakat diimbau membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktu agar tidak terkena denda. Fasilitas layanan pembayaran PBB kini juga menjangkau masyarakat lebih mudah. Pemkot Yogyakarta ke depan juga akan memperluas layanan pembayaran pajak secara elektronik atau e-Tax.

“PBB ini bersifat wajib. Kalau tidak disetorkan, bisa kena denda. Jadi sebaiknya bayar tepat waktu,” kata Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti di sela pembukaan Pekan Panutan Pembayaran PBB di Balaikota, Selasa (8/5).

Dia menegaskan selama ini pembayaran PBB telah dipermudah melalui bank milik Pemda DIY. Di samping itu juga melalui layanan Kantor Pos. Terutama bagi wajib pajak PBB yang tinggal di luar Kota Yogyakarta.

Tahun 2018 Pemkot Yogyakarta sudah menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB kepada wajib pajak dengan total nilai ketetapan sebanyak Rp 85,4 miliar. Diharapkan wajib pajak yang hadir bisa menjadi contoh ke masyarakat.

Untuk mempermudah layanan pembayaran pajak daerah, pihaknya juga berencana memperluas layanan e-Tax. Selama ini layanan pajak secara online baru diterapkan di empat pajak daerah yakni hotel, restoran, hiburan dan pajak parkir melalui pengisian surat pemberitahuan pajak daerah secara elektronik (e-SPTPD). Namun pihaknya belum menentukan pajak daerah apa selanjutnya yang akan disasar pembayaranya secara online.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Kadri Renggono menyatakan akan memprioritaskan pengembangan layanan pembayaran secara online untuk pajak hotel, restoran, hiburan dan parkir.

Jika saat ini layanan masih sebatas pada e-SPTPD dengan pengisian formulir sendiri, nantikan aka dibuat lebih mudah dengan sarana sistem tekonlogi yang disiapkan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian. Sedangkan Perda e-Tax akan dibahas DPRD setempat. (Tri)

Read previous post:
BPOM Temukan Kerupuk Mengandung Rhodamin B di Pasar Wates

WATES (MERAPI) - Masyarakat Kulonprogo diminta mewaspadai peredaran makanan yang mengandung pewarna berbahaya, salah satunya Rhodamin B. Saat membeli makanan,

Close