EMPAT PENCURI UANG INGIN BERDAMAI- Keluarga Pembobol ATM Kembalikan Uang

 

Saksi korban (tengah) saat memperlihatkan barang bukti ATM milik terdakwa yang ditukar dengan miliknya. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)
Saksi korban (tengah) saat memperlihatkan barang bukti ATM milik terdakwa yang ditukar dengan miliknya. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

BANTUL (MERAPI) – Sebanyak empat terdakwa pencuri bermodus ganjal kartu ATM lintas provinsi yakni AS (33), AM (42) dan JM (43) ketiganya asal Lampung serta EG (40) warga Tangggerang Banten kembali diajukan ke muka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (8/5). Dalam persidangan para pihak sepakat berdamai dan pihak keluarga terdakwa bersedia mengembalikan uang.

“Sebelum sidang istri salah satu terdakwa telah mengembalikan uang Rp 10 juta. Sisanya Rp 2 juta akan ditransfer antara 2 sampai 3 hari ke depan,” ujar saksi korban Indri Nuryanti (40) warga Mlati Sleman dalam persidangan yang dipimpin Dewi Kurniasari SH.

Selain itu saksi korban mengungkapkan, keempat pelaku ditangkap beberapa hari setelah saksi korban melapor ke polisi karena uang di ATM miliknya dikuras. Peristiwa itu terjadi pada 20 Januari 2018 saat saksi korban hendak melakukan penarikan uang ATM Mandiri Minimarket Indomart di daerah Tamantirto Kasihan Bantul.

Saat memasukkan kartu ATM, kartu tidak dapat masuk karena diganjal menggunakan tusuk gigi oleh salah satu pelaku. Setelah itu datang pelaku lainnya menghampiri saksi korban untuk membantu sambil menyarankan korban untuk menekan tombol cancel sambil menekan PIN.

Ketika memberikan bantuan dengan cepat salah satu terdakwa menukar kartu ATM milik saksi korban dengan kartu ATM. Sementara terdakwa lain yang berpura-pura ikut mengantre, bertugas menghapalkan nomor PIN saat saksi korban memencetnya.

“Setelah mendapatkan ATM salah satu terdakwa langsung kabur, sementara kedua terdakwa mencegah saya untuk tidak mengejarnya. Saat itu saya dibantu petugas minimarket dan telepon call center ternyata uang berkurang Rp 12 juta,” lanjut Indri menjelaskan.

Uang yang diambil tersebut sebanyak Rp 2 juta ditarik tunai dan sisanya Rp 10 juta ditransfer ke rekening lain. Atas perbuatan itu keempat terdakwa dijerat jaksa Dany P Febriyanto SH dengan pasal 363 KUHP. (C-5)

Saksi korban (tengah) saat memperlihatkan barang bukti ATM milik terdakwa yang ditukar dengan miliknya. (MERAPI-YUSRON MUSTAQIM)

Read previous post:
Kodim 0718 Pati Juara II Karya Jurnalistik Tingkat Nasional

PATI ( MERAPI ) - Kodim 0718 Pati berhasil meraih juara dua, lomba karya jurnalistik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)

Close