PGRI Sukoharjo Miliki Gedung Baru

MERAPI-WAHYU IMAM IBADI PGRI Sukoharjo resmi miliki gedung baru senilai Rp 4,670 miliar
MERAPI-WAHYU IMAM IBADI
PGRI Sukoharjo resmi miliki gedung baru senilai Rp 4,670 miliar

.
PERSATUAN Guru Republik Indonesia (PGRI) Sukoharjo resmi memiliki gedung sendiri yang diberi nama Graha PGRI. Peresmian bangunan senilai Rp 4,670 miliar dipimpin Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Senin (7/5). Usai diresmikan gedung Graha PGRI bisa dipakai untuk kegiatan internal maupun masyarakat umum.

Ketua PGRI Sukoharjo Bambang Sutrisno mengatakan, Graha PGRI dibangun di Jalan Diponegoro, Joho, Sukoharjo Kota berdasarkan usulan bersama anggota dan pengurus PGRI Sukoharjo dalam rapat kerja pada tahun 2015 lalu. Setelah disepakati bersama maka kemudian dilakukan persiapan pembangunan secara gotong royong dan mencari sumber bantuan.

Pembangunan akhirnya resmi dimulai pada Januari 2017 lalu dan selesai selama 15 bulan. Pembangunan Graha PGRI menggunakan lahan seluas 5.111 meter persegi. Sebagaian besar lahan dipakai untuk bangunan dan sisanya tempat parkir kendaraan. Gedung mampu menampung sekitar 1.500 orang.

“Graha PGRI setelah diresmikan bisa dipakai sebagai sarana internal PGRI dan masyarakat umum,” ujar Bambang Sutrisno.
Pengurus PGRI Sukoharjo sangat lega setelah pembangunan gedung selesai dikerjakan dan siap digunakan. Sebab butuh kerja keras dan semangat gotong royong guru untuk bisa mewujudkannya.

Bentuk gotong royong tersebut yakni dilakukan para guru anggota PGRI Sukoharjo dengan iuran bersama. Total ada 6.250 anggota PGRI Sukoharjo semuanya memberikan iuran dengan nilai berbeda.

Guru bersertifikasi golongan IV memberikan iuran sebesar Rp 40 ribu perbulan, golongan III Rp 35 ribu perbulan dan golongan II Rp 30 ribu perbulan. Sedangkan guru yang belum sertifikasi golongan IV Rp 25 ribu perbulan, golongan III Rp 20 ribu perbulan. Iuran diberikan selama dua tahun oleh para guru anggota PGRI Sukoharjo.

Seluruh iuran dari para guru terkumpul Rp 4,670 miliar dan sudah dibayarkan pada rekanan untuk pembangunan Graha PGRI sebesar Rp 4 miliar. Sedangkan sisanya masih akan segera dibayar pelunasannya hingga Agustus mendatang.

Sumber dana untuk pembangunan Graha PGRI Sukoharjo juga datang dari pihak lain seperti Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya Rp 250 juta untuk pembangunan pagar dan gapura. Ada juga bantuan dari Yayasan Bina Muwahidin Surabaya senilai Rp 161 juta untuk pembangunan masjid.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, semangat gotong royong para guru anggota PGRI Sukoharjo sangat membanggakan. Sebab pembangunan dilakukan dengan iuran bersama. Uang yang terkumpul sangat besar dan mampi menyelesaikan Graha PGRI.
Setelah selesai dibangun diharapkan bisa segera digunakan untuk berbagai kegiatan. Seperti acara internal pengurus dan anggota PGRI maupun masyarakat umum.

“Masih ada pembangunan yang belum terselesaikan yakni pagar samping. Saya bantu Rp 150 juta untuk menyelesaikannya,” ujarnya. (Mam)

Read previous post:
PELAKU KELABUI WARGA ISTRI MUDA DIAKUI KEPONAKAN-Kawin Lari, Pria Poligami Diusir Warga

WONOSARI (MERAPI)- Seorang pria tengah baya, CI (52) warga Kecamatan Semin, Gunungkidul dipaksa angkat kaki dari rumah kontrakannya di Desa

Close