DIGULUNG OMBAK, 4 WISATAWAN SELAMAT-30 Menit Terombang-ambing di Laut

WONOSARI (MERAPI) -Empat Wisatawan Pantai Baron dan Krakal, Tanjungsari, Gunungkidul, dua di antaranya warga Belanda tergulung ombak dan terbawa arus ke tengah laut saat berenang di pantai itu, Minggu (6/5). Setelah setengah jam terombang-ambing di laut, keempat korban berhasil diselamatkan Tim SAR dalam kondisi lemas.
Empat wisatawan yang jadi korban yakni Steven Jordan (16) dan Jordan Ronan Van Duku (16) keduanya warga Belanda serta Gestri Sofiyantono (15) warga Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah dan Aidyah (15) warga Bobos Duku, Kuntang, Cirebon, Jawa Barat. Saat dibawa ke tepi pantai, keempatnya dalam keadaan lemas karena terlalu banyak minum air laut. “Keempat wisatawan tersebut kini dalam perawatan intensif di RSUD Wonosari,” kata Sekretaris SAR Korwil II Gunungkidul Surisdiyanto kepada wartawan, kemarin.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyatakan, awalnya keempat korban datang ke Pantai Krakal dan Baron dengan diantar pemandu wisata. Selama di pantai tersebut, keempat korban dan rombongan mereka sudah diperingatkan warga agar tidak bermain air maupun berenang di pantai, karena ombak laut kadang tak terduga. Tetapi mereka tidak menggubris imbauan dan nekat bermain air di pantai Krakal maupun Baron yang sejak dua hari kemarin ombaknya cukup tinggi. Baru beberapa menit berenang, mendadak datang ombak besar menghampiri keempat korban. Mereka yang tak kuasa menghindar akhirnya terseret hingga ke tengah laut. Kejadian itu sempat luput dari perhatian warga sekitar dan wisatawan lain. “Awalnya kejadian itu lolos dari pengamatan wisatawan lain. Tetapi kemudian para korban berteriak minta tolong dan melambaikan kedua tangan sebagai isyarat minta pertolongan,” ujar Surisdiyanto.

Begitu melihat isyarat minta tolong tersebut, Anggota SAR Korwil II yang disiagakan di lokasi langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan kapal jungkung dan peralatan evakuasi korban kecelakaan laut. Delapan anggota SAR diterjunkan untuk menyelamatkan keempat wisatawan ini. Setelah 30 menit para korban tergulung ombak dan terombang-ambing di tengah laut, mereka berhasil dijangkau Tim SAR. Saat diselamatkan, mereka dalam keadaan lemas akibat terlalu banyak meminum air laut. Selanjutnya korban langsung dilarikan ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Beruntung peristiwa itu cepat diketahui Tim SAR sehingga kedua wisman dan dua wisatawan domestik ini berhasil kita selamatkan,” terangnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daeeah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki ketika dihubungi wartawan mengatakan, pihaknya meminta wisatawan agar tetap mematuhi imbauan untuk tidak berenang dan mandi di laut. Untuk itu, seluruh titik objek wisata juga sudah dipasang imbauan dan tanda larangan. “Ombak pantai selatan sudah beberapa hari ini meningkat dan berpotensi menimbulkan kecelakaan laut,” terangnya.  (Pur)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
KARTUN – 7 Mei 2018

Close