Daun Gaharu Atasi Gangguan Pencernaan

MERAPI-SULISTYANTO Daun tanaman gaharu bisa dibuat menjadi teh kesehatan.
MERAPI-SULISTYANTO
Daun tanaman gaharu bisa dibuat menjadi teh kesehatan.

PEMANFAATAN bagian daun, bunga, biji dan buah dari suatu tanaman berkhasiat obat sudah biasa ditemukan di masyarakat. Tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya, kiat seperti ini mampu mendukung kebugaran ataupun kesehatan badan.

Warga Banguntapan Bantul, Jito mengungkapkan, daun tanaman gaharu diyakini juga mempunyai khasiat obat. Salah satu cara pemanfaatannya yang sederhana, yakni cukup dibuat seperti teh. Lalu cara meminumnya seperti membuat teh tubruk, sebelum diminum bisa disaring dahulu maupun tanpa disaring.

“Selain daunnya, ada juga yang mampu memproses bagian dari kayu gaharu seperti menjadi bahan parfum, kosmetik sampai aroma terapi,” ungkap Jito.

Teh daun gaharu jika diminum sebelum tidur antara lain bisa membantu gerakan usus yang sehat. Termasuk juga membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan sakit perut. Bahkan teh gaharu memiliki efek penenang yang positif, sehingga dapat dapat membantu mengurangi kebiasaan sering menangis malam hari ataupun insomnia pada anak-anak. Teh ini diyakini juga membantu mengatasi tekanan darah tinggi, gangguan pada kulit, masalah peredaran darah, menjaga kesehatan paru-paru serta meredam sakit kepala.

MERAPI-SULISTYANTO
Jito.

Adapun ciri tanaman gaharu, misalnya tinggi pohon bisa 15-30 meter dengan diameter 1,5-2,5 meter, serta mempunyai bunga yang berwarna putih. Daunnya mempunyai panjang sekitar 5-11 cm dan lebarnya sekitar 2-4 cm. Pemilik nama ilmiah <I>Aquilaria malaccensis<P> ini bisa beradaptasi untuk hidup di berbagai macam habitat, termasuk di habitat berbatu, berpasir sampai dengan berkapur. Gaharu biasanya tumbuh diantara ketinggian 0,850 meter, dengan suhu harian rata-rata 20 sampai 22 derajat celcius.

“Bagian kayu gaharu ada yang bisa diproses menjadi minyak wangi, aroma terapi ataupun parfum. Bisa juga produk kecantikan sampai bahan baku kerajinan,” tambahnya. (Yan)

 

 

Read previous post:
Sambut Bulan Suci, Warga Beji Gelar Kenduri Ruwah Rosul

KARANGANYAR (MERAPI) - Warga Lingkungan Beji, Kelurahan/Kecamatan Tawangmangu menyambut bulan suci Ramadan melalui tradisi Ruwah Rosul, Sabtu (5/5). Karakter tradisional

Close