BERANGKAT MALAM INI BAWA 16 PEMAIN – PSIM Tanpa Ismail dan Fachri ke Biak

 

YOGYA (MERAPI) – Masalah cukup serius tengah dihadapi PSIM Yogya dalam mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2018. Setelah kalah di laga perdana lawan Madura FC, skuad Laskar Mataram hanya mampu bermain imbang tanpa gol ketika menjamu PS Mojokerto Putra. Tak hanya itu, mengadapi laga ketiga melawan PSBS Biak, PSIM tak diperkuat dua pemain andalannya, Ismail Haris dan Fachri Muslim.

 

Ismail yang sempat mencetak gol pada debutnya melawan Madura FC, harus absen pada laga Minggu (7/5) mendatang di kandang PSBS lantaran mengalami cedera saat berhadapan dengan Mojokerto Putra.

 

“Ismail cedera saat lawan Mojokerto Putra dan kondisinya belum bisa untuk dimainkan. Kami masih punya Tinton dan Hendri yang jadi alternatif. Akan kami lihat bagaimana kesiapan pemain jelang pertandingan besok,” ujar Erwan Hendarwanto yang kini menjadi Manajer PSIM setelah sebelumnya menjabat pelatih, Kamis (3/5).

 

Tak hanya Ismail, gelandang bertahan asal Makassar, Fachri Muslim masih diragukan tampil setelah mengalami nyeri pada otot kaki. “Fachri sebenarnya sudah ikut joging. Tapi untuk pertandingan sepertinya masih riskan. Daripada cederanya tambah parah, kemungkinan tidak dibawa dulu,” tutur Erwan.

 

Tanpa kehadiran Fachri, PSIM masih bisa mengandalkan Pratama Gilang, Candra Luckmana, Yoga Pratama, Wawan Samma maupun Raymond Tauntu yang baru saja menjalani hukuman larangan bermain karena kartu merah.

Meski demikian, tidak adanya Fachri di lini tengah sudah terbukti membuat aliran bola tak berjalan maksimal. Saat menghadapi Mojokerto Putra, PSIM memasang duet gelandang bertahan Yoga dan Gilang. Hanya saja, kedua pemain ini sepertinya masih belum begitu percaya diri dan tenang dalam mengusai keadaan sehingga serangan yang dibangun PSIM sering terhenti di tengah jalan.

 

Melihat situasi yang kurang menguntungkan tersebut, Erwan mengungkapkan jika pihaknya masih optimistis bisa mencuri poin di Biak. “Memang hukuman pengurangan 9 poin membuat psikis pemain terbebani. Tapi kami berusaha untuk mencari hasil maksimal. Di Biak kami harus bisa dapat poin, minimal satu,” ungkapnya.

 

Sedikit gambaran tentang calon lawan telah dikantongi. Hanya saja Erwan melihat perlu adanya kewaspadaan yang dilakukan oleh Hendika Arga Permana dan kawan-kawan. “PSBS Biak punya pemain dengan kecepatan. Akan tetapi, bukan itu saja yang perlu kami waspadai. Mereka sering mengandalkan kemampuan individu,” bebernya.

 

Menghadapi PSBS Biak, Erwan hanya membawa 16 pemain. “Kuota hanya 16 pemain. Itu akan kami maksimalkan. Rencananya berangkat besok malam (malam ini,red) transit di Makassar. Sabtu dijadwalkan baru tiba di Biak,” ujarnya. (Oro)

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO pemilik bengkel, Arif Alfian (kanan) menunjukan surat islah perdamaian dengan AL.
PEMILIK BENGKEL AJAK KORBAN BERDAMAI-Siap Tanggung Masa Depan Pelajar Mandi Oli

TURI (MERAPI)-  Kasus pelajar SMP yang dihukum mandi oli bekas akibat ketahuan mencuri di sebuah bengkel di wilayah Turi, Sleman

Close